Ulasfakta.co – Penasihat Aliansi Driver Online Tanjungpinang, Mohd. Albar, mengajak seluruh pihak untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Tanjungpinang. Ia menekankan pentingnya persatuan agar tidak terjadi perpecahan di tengah masyarakat.

“Saya mengajak semua elemen masyarakat, khususnya para driver online, untuk bersama-sama menjaga kondusivitas di Kota Tanjungpinang agar tidak terjadi konflik horizontal,” ujar Albar dalam keterangannya.

Sementara itu, perwakilan dari Persatuan Driver Tanjungpinang (PDT) menyampaikan apresiasi kepada Polresta Tanjungpinang yang telah bergerak cepat menjalin silaturahmi dengan para driver online pascainsiden yang terjadi.

Terkait seruan aksi unjuk rasa yang sempat beredar, PDT menegaskan tidak akan terlibat dalam kegiatan yang melanggar hukum.

“Kami belum mengetahui apakah seruan aksi tersebut bertujuan menuntut keadilan atau justru memecah belah. Karena itu, kami memilih untuk tidak ikut serta,” kata perwakilan PDT.

PDT menilai insiden yang melibatkan oknum kepolisian terjadi karena situasi yang tidak terkendali. “Kami melihat adanya unsur ketidaksengajaan. Oknum polisi tersebut tampaknya berusaha mengamankan diri dari massa yang mulai bertindak anarkis,” ujar mereka.

Meski begitu, PDT menyatakan kepercayaan penuh kepada proses penegakan hukum oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam menangani kasus tersebut. Mereka juga meminta perhatian khusus dari Kapolri terhadap keluarga korban.