Ulasfakta.coArus balik Lebaran 1446 H di Kabupaten Karimun berlangsung aman dan tertib hingga H+2 Idul Fitri, Kamis, 3 April 2025. Meskipun terjadi lonjakan penumpang, terutama dengan tujuan Batam, operasional pelabuhan tetap terkendali berkat penambahan armada dan koordinasi lintas instansi.

Kepala Terminal Domestik dan Internasional Tanjungbalai Karimun, Durahem, menyatakan bahwa pada Rabu, 2 April 2025, dua kapal tambahan diberangkatkan menuju Sekupang, Batam, sekitar pukul 11.00 dan 14.00 WIB. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan penumpang yang sebagian besar merupakan perantau yang kembali bekerja di Batam.

“Penumpang yang ramai itu biasanya di siang hari, didominasi tujuan Batam. Untuk internasional kemungkinan seminggu ke depan baru mulai naik,” ujar Durahem.

Data Posko Angkutan Lebaran 1446 H mencatat, dari 21 Maret hingga 2 April 2025, total pergerakan penumpang di Pelabuhan Tanjungbalai Karimun mencapai 164.621 orang. Dari jumlah tersebut, 94.927 penumpang tiba, sementara 69.694 penumpang berangkat. Khusus di pelabuhan domestik, tercatat 79.865 penumpang datang dan 64.199 berangkat melalui 2.736 pelayaran. Sementara itu, pelabuhan internasional melayani 15.062 penumpang datang dan 5.495 berangkat melalui 166 pelayaran.

Dibandingkan tahun sebelumnya, terjadi peningkatan sekitar 18 persen dalam jumlah penumpang selama periode Lebaran 2025. Puncak arus balik tercatat pada 2 dan 3 April, dengan jumlah penumpang masing-masing mencapai 21.626 dan 21.179 orang.

Kepala KSOP Kelas I Tanjungbalai Karimun, Capt. Supendi, menyampaikan bahwa selama arus mudik dan balik, pelabuhan beroperasi dengan lancar tanpa insiden berarti. Sebanyak 40 ekstra trip kapal disiapkan untuk mengakomodasi lonjakan penumpang, terutama dengan tujuan ke Provinsi Riau dan Batam.

Dengan berakhirnya masa libur Lebaran, aktivitas pelabuhan di Karimun diperkirakan akan kembali normal dalam beberapa hari ke depan.