Banyuwangi, Ulasfakta.co – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banyuwangi terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan masyarakat. Salah satu wujud nyata dukungan tersebut terlihat melalui kegiatan monitoring pertanian yang dilakukan oleh jajaran Bhabinkamtibmas di setiap wilayah.
Pada Rabu (tanggal menyesuaikan), Bhabinkamtibmas Polsek Rogojampi, Aipda Abdul Basit, S.H., melakukan peninjauan langsung ke area pertanian jagung milik warga di Desa Gladag, Kecamatan Rogojampi. Kunjungan tersebut merupakan langkah pendampingan yang bertujuan memastikan proses budidaya tanaman pangan berjalan optimal dan tidak mengalami hambatan.
Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., melalui jajaran Bhabinkamtibmas menegaskan bahwa kepolisian hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, namun juga sebagai mitra masyarakat dalam berbagai aspek pembangunan, termasuk sektor pertanian. Ia menilai ketahanan pangan menjadi isu strategis yang menuntut perhatian serta kerja sama semua pihak.
“Dengan turun langsung ke lahan, anggota bisa memantau perkembangan tanaman sekaligus mengidentifikasi kendala di lapangan. Itu penting untuk memastikan kesejahteraan petani dan keamanan wilayah,” jelas Aipda Abdul Basit.
Pada kesempatan tersebut, Aipda Basit melakukan pengecekan kondisi pertumbuhan jagung serta berdialog dengan para petani mengenai berbagai tantangan yang dihadapi, mulai dari faktor cuaca, kebutuhan pupuk, hingga gangguan hama. Pendampingan ini diharapkan dapat membantu petani meningkatkan hasil panen dan menjaga keberlanjutan produksi pangan.
Masyarakat Desa Gladag memberikan apresiasi atas kehadiran Bhabinkamtibmas yang aktif melakukan pendampingan lapangan. Para petani menilai langkah ini tidak hanya memberi rasa aman, tetapi juga motivasi tersendiri dalam menjalankan aktivitas pertanian.
Polresta Banyuwangi menargetkan kegiatan monitoring pertanian dapat terus dilaksanakan secara rutin di wilayah Kecamatan Rogojampi dan desa-desa lainnya. Program ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi polisi dengan masyarakat sekaligus mendukung produktivitas sektor pertanian sebagai pilar ekonomi daerah.




Tinggalkan Balasan