Bintan – Di tengah pertumbuhan ekonomi daerah yang terus bergerak dinamis serta meningkatnya mobilisasi penduduk, kebutuhan terhadap lapangan pekerjaan menjadi tantangan nyata yang harus diantisipasi secara strategis. Pemerintah Kabupaten Bintan di bawah kepemimpinan Bupati Roby Kurniawan memilih tidak hanya berfokus pada penyediaan lapangan kerja formal, tetapi juga mendorong lahirnya generasi muda yang mandiri melalui kewirausahaan.

Langkah konkret tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pelatihan Kewirausahaan Barber yang dibuka langsung oleh Bupati Bintan Roby Kurniawan sekaligus penyerahan peralatan barber shop kepada peserta, Rabu (11/02), di Hotel Agro Beach Resort, Teluk Bakau, Kecamatan Gunung Kijang.

Dalam sambutannya, Roby menegaskan bahwa pelatihan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari investasi jangka panjang untuk membangun kemandirian ekonomi pemuda Bintan.

“Kami ingin membuka seluas-luasnya akses untuk menciptakan wirausaha muda di Bintan. Hari ini salah satunya terkait barber. Skill dilatih, usaha ditingkatkan, termasuk juga bagaimana cara mengembangkan sektor usahanya,” ujar Roby.

Menurutnya, sektor jasa seperti barber shop memiliki potensi besar karena kebutuhan perawatan rambut merupakan kebutuhan rutin masyarakat. Dengan modal keterampilan yang baik dan manajemen usaha yang tepat, peluang usaha ini dinilai cukup menjanjikan, bahkan mampu berkembang menjadi bisnis yang membuka lapangan kerja baru.

Salah satu pemuda dari berbagai kecamatan di Bintan yang telah melalui proses seleksi | foto: Diskominfo Kabupaten Bintan

16 Pemuda Terpilih Ikuti Pelatihan Intensif

Pelatihan ini diikuti oleh 16 pemuda dari berbagai kecamatan di Bintan yang telah melalui proses seleksi. Selama dua hari, para peserta mendapatkan pembekalan teknis maupun motivasi kewirausahaan dari praktisi berpengalaman, salah satunya Desman Pasrah Jaya Hia, Owner Minion Barber Shop.

Materi yang diberikan mencakup teknik dasar pangkas rambut, variasi model potongan kekinian, teknik perawatan rambut, pelayanan pelanggan, hingga strategi pengelolaan dan pengembangan usaha barber shop. Dengan kombinasi teori dan praktik, peserta diharapkan mampu langsung mengimplementasikan ilmu yang diperoleh.

Roby menekankan bahwa target akhir dari pelatihan ini adalah menciptakan kemandirian ekonomi di kalangan generasi muda.

“Akhir dari pelatihan ini kita berharap adik-adik kita bisa membentuk kemandirian dengan keahlian barbershop yang dimiliki. Target jangka panjangnya juga bisa membuka peluang serta lapangan kerja bagi yang lain,” tambahnya.

Salah satu pemuda dari berbagai kecamatan di Bintan yang telah melalui proses seleksi | foto: Diskominfo Kabupaten Bintan

Mendorong Mentalitas Pionir dan Inovatif

Lebih jauh, Roby juga memberikan motivasi kepada para peserta agar berani menjadi pionir di bidang usaha masing-masing. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan tidak datang secara instan, tetapi melalui proses yang membutuhkan kerja keras dan konsistensi.

“Jangan takut untuk berinovasi, berkreasi, dan menghadapi tantangan yang ada. Ingatlah bahwa kesuksesan tidak terjadi dengan sendirinya, tetapi melalui kerja keras, ketekunan, dan semangat pantang menyerah,” pesannya.

Pesan tersebut menjadi refleksi bahwa pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga partisipasi aktif generasi muda dalam menciptakan peluang usaha baru.

Dispora Siapkan Pelatihan Kreatif Lainnya

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Bintan, Alfeni Harmi, menyampaikan bahwa pelatihan barber hanyalah salah satu dari rangkaian program pengembangan kewirausahaan pemuda tahun ini. Pemkab Bintan juga merencanakan pelatihan pembuatan pastry, yakni produk kue berbahan adonan berlapis tipis (laminated dough) seperti puff pastry yang saat ini populer dalam industri kuliner modern.

Menurut Alfeni, sektor kuliner kekinian memiliki prospek pasar yang cukup luas dan dapat menjadi alternatif usaha bagi pemuda yang memiliki minat di bidang tersebut.

Sebelumnya, pada tahun lalu, Dispora Bintan juga telah sukses menggelar pelatihan barista serta make-up artist (MUA) yang mendapat respons positif dari para peserta.

Komitmen Wujudkan “Bingke 100 Rasa”

Program pelatihan kewirausahaan muda ini merupakan bagian dari visi dan misi Bintan Juara, khususnya dalam mendorong inovasi bisnis berbasis ekonomi kerakyatan melalui gerakan “Bina Kembangkan 100 Gerakan Pemuda Usahawan (Bingke 100 Rasa)”.

Melalui gerakan ini, Pemkab Bintan menargetkan lahirnya 100 wirausaha muda baru yang tidak hanya mandiri secara ekonomi, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi lokal.

Dengan sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan generasi muda, Bintan optimistis dapat membangun ekosistem kewirausahaan yang kuat dan berkelanjutan, sekaligus menjawab tantangan kebutuhan lapangan kerja di masa depan.