Tanjungpinang – Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad bersama Lembaga Adat Melayu (LAM) dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Tanjungpinang menyampaikan apresiasi serta doa kepada Bripka Zulhamsyah, anggota Polresta Tanjungpinang yang dikenal melalui kegiatan sosial Razia Perut Lapar.

Apresiasi tersebut disampaikan melalui video resmi yang dirilis Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepulauan Riau. Dalam video itu, Ansar Ahmad menilai kegiatan kemanusiaan yang dilakukan Bripka Zulhamsyah sebagai bentuk nyata pengabdian polisi kepada masyarakat, khususnya warga kurang mampu di Kota Tanjungpinang.

Razia Perut Lapar merupakan kegiatan berbagi makanan yang telah dilakukan Bripka Zulhamsyah secara konsisten selama hampir lima tahun. Kegiatan ini dijalankan hampir setiap hari dan menyasar masyarakat yang membutuhkan, mulai dari pekerja informal hingga warga miskin kota.

“Tidak mudah menjaga konsistensi kegiatan sosial dalam waktu lama. Namun Razia Perut Lapar menunjukkan bahwa pengabdian yang dilakukan dengan tulus dapat memberi dampak nyata,” demikian keterangan dalam video tersebut.

Apresiasi serupa juga disampaikan oleh pengurus Lembaga Adat Melayu. Ketua I LAM Provinsi Kepri, Dato Atmadinata, bersama Dewan Penasihat LAM Kota Tanjungpinang, Dato Wan Rafiwar, menyebut kegiatan Bripka Zulhamsyah telah membawa nama baik institusi kepolisian.

“Kami mewakili Lembaga Adat Melayu Provinsi dan Kota Tanjungpinang mengapresiasi kegiatan Razia Perut Lapar yang dilakukan Bripka Zulhamsyah, anggota Polresta Tanjungpinang, yang selama ini konsisten membantu masyarakat,” ujar Dato Atmadinata.

Sejumlah jurnalis di Tanjungpinang yang kerap meliput kegiatan tersebut menilai Razia Perut Lapar bukan kegiatan seremonial atau pencitraan. Dalam setiap kegiatan, puluhan hingga ratusan porsi makanan dibagikan langsung kepada masyarakat.

Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad. Foto: Tangkapan layar video resmi yang dirilis Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepulauan Riau.

“Respons warga sangat positif. Kegiatan ini benar-benar menyentuh masyarakat bawah,” ujar seorang jurnalis setempat.

Dukungan juga datang dari Baznas Kota Tanjungpinang. Komisioner Baznas, Ustadz Ahmad Fauzi Almadaris, menilai kegiatan tersebut membantu meringankan beban masyarakat kurang mampu.

Saat dikonfirmasi, Bripka Zulhamsyah sedang berada di Batam untuk mengikuti seleksi Sekolah Inspektur Polisi (SIP) di Polda Kepri.

“Saya mohon doa dari seluruh masyarakat Kepulauan Riau, khususnya Tanjungpinang, agar dapat lulus seleksi. Terima kasih kepada Bapak Gubernur Kepri, pengurus Lembaga Adat Melayu, dan Baznas Kota Tanjungpinang atas doa yang diberikan,” ujar Zulhamsyah, Jumat, 19 Desember 2025.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin dan Kapolresta Tanjungpinang Kombes Pol Hamam Wahyudi atas dukungan terhadap kegiatan sosial tersebut.

“Semoga apa yang kami lakukan dapat terus menjadi wujud kehadiran polisi sebagai pelindung, pelayan, dan pengayom masyarakat,” kata Zulhamsyah.