Bintan – Rangkaian kedua Safari Ramadan 1447 Hijriah Pemerintah Kabupaten Bintan berlangsung khidmat di Masjid Al Ma’ruf, Desa Kelong, Kecamatan Bintan Pesisir, Minggu (22/02). Kegiatan ini terasa lebih istimewa dengan kehadiran langsung Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad bersama Ketua TP PKK Kepri Dewi Kumalasari.
Bupati Bintan Roby Kurniawan dan Wakil Bupati Deby Maryanti turut mendampingi, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kehadiran para pimpinan daerah tersebut disambut antusias masyarakat setempat yang memadati masjid.
Dalam sambutannya, Gubernur Ansar Ahmad mengawali dengan ucapan selamat menjalankan ibadah puasa kepada seluruh masyarakat. Ia mengungkapkan rasa syukur atas perkembangan infrastruktur kelistrikan di wilayah Bintan Pesisir yang kini semakin optimal.
Menurutnya, Ramadan tahun ini terasa lebih bermakna karena sebagian besar wilayah sudah menikmati aliran listrik selama 24 jam penuh. Ia menyebutkan, hanya tersisa satu desa lagi yang tengah diupayakan agar dapat menikmati layanan serupa, yakni Desa Mapur.
“Alhamdulillah, kampung kita sudah terang benderang. Listrik sudah mengalir 24 jam. Tinggal satu desa lagi yang sedang kita perjuangkan bersama Pemerintah Kabupaten Bintan agar masyarakat di Mapur juga merasakan hal yang sama,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Bupati Roby Kurniawan. Ia menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama antara Pemerintah Kabupaten Bintan, Pemerintah Provinsi Kepri, serta dukungan dari PLN.
Roby mengenang perjuangan panjang sejak 2019 hingga 2022, termasuk kunjungan langsung Gubernur ke wilayah tersebut. Upaya tersebut kini membuahkan hasil nyata, di mana sejumlah wilayah seperti Air Gelubi yang sebelumnya hanya menikmati listrik 14 jam, kini telah teraliri listrik 24 jam penuh. Begitu pula kawasan Numbing hingga Pulau Tenggel.
“Pekerjaan rumah kita tinggal Mapur. Mohon doa dan dukungan masyarakat agar perjuangan ini segera tuntas,” ungkapnya.

Selain persoalan listrik, Bupati Roby juga memaparkan sejumlah program lanjutan yang tengah dipercepat realisasinya. Pembangunan infrastruktur, termasuk dermaga di wilayah pesisir, menjadi prioritas guna menunjang aktivitas masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Ia menegaskan bahwa Safari Ramadan bukan hanya agenda seremonial, melainkan juga menjadi sarana melihat langsung perkembangan pembangunan serta menyerap aspirasi masyarakat.
“Di bulan penuh berkah ini, kita bersyukur atas capaian yang telah diraih. Sekaligus kita berharap dan berdoa agar program-program lain yang sedang diperjuangkan dapat segera terealisasi,” tambahnya.
Menutup sambutan, Roby menekankan pentingnya Safari Ramadan sebagai wadah mempererat ukhuwah Islamiyah dan memperkuat komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.
“Kami ingin hadir lebih dekat, mendengar langsung aspirasi warga, dan memastikan pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” tegasnya.
Sebagaimana tradisi Safari Ramadan sebelumnya, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan operasional untuk masjid dari BRK Syariah serta sejumlah bantuan lainnya. Acara kemudian diisi tausyiah Ramadan oleh Ustaz Dedi Sanjaya, sebelum ditutup dengan pelaksanaan salat Isya dan Tarawih berjemaah.




Tinggalkan Balasan