Tanjungpinang – Pelindo Multi Terminal (SPMT) Branch Tanjungpinang memastikan kesiapan layanan dan fasilitas di Terminal Penumpang Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang serta Pelabuhan Sei Kolak Kijang guna menghadapi lonjakan arus penumpang pada periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

SPMT yang merupakan subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) itu telah melakukan sejumlah penataan dan optimalisasi fasilitas, khususnya di Pelabuhan Sri Bintan Pura.

Upaya tersebut meliputi pengaturan alur penumpang embarkasi dan debarkasi, mulai dari kendaraan memasuki area pelabuhan hingga penumpang naik dan turun dari kapal feri.

Pelindo juga mengoptimalkan trotoar sisi laut untuk mendukung layanan drop in dan drop off penumpang. Area tersebut kini tengah dikembangkan menjadi kawasan pedestrian.

Selain itu, dilakukan pengaturan parkir kendaraan, pemisahan jalur kedatangan dan keberangkatan penumpang, serta perawatan fasilitas terminal secara berkelanjutan.

“Beberapa fasilitas yang telah selesai diperbaiki antara lain empat unit ponton di dermaga beton, eskalator, serta pemenuhan kelengkapan terminal lainnya. Kebersihan seluruh area terminal penumpang juga menjadi perhatian utama,” kata Branch Manager SPMT sekaligus General Manager Pelindo Tanjungpinang, Adyttia Dusmara, Rabu, 17 Desember 2025.

Rakor Nataru di KSOP Kelas III Kijang, Senin, 15 Desember 2025. Foto: isk/ulf

Pelindo juga menyiapkan layanan khusus bagi penumpang internasional yang bepergian ke Malaysia dan Singapura. Penumpang mendapatkan layanan free handling baggage dari ruang tunggu terminal hingga ke kapal feri.

Sementara itu, di Terminal Penumpang Pelabuhan Sei Kolak Kijang, Kabupaten Bintan, Pelindo telah melakukan penataan dan beautifikasi gedung terminal.

Menjelang Nataru, perusahaan mengoptimalkan perawatan rutin, seperti perbaikan tangga embarkasi dan debarkasi, pintu terminal, serta kelengkapan fasilitas lainnya. Saat ini, terminal tersebut melayani kapal penumpang yang dioperasikan PT Pelni.

Menurut Adyttia, kesiapan layanan dan fasilitas pelabuhan menjadi indikator penting dalam mendorong kelancaran arus penumpang sekaligus mendukung pertumbuhan sektor pariwisata dan perekonomian daerah selama periode Nataru 2025–2026.

Pelindo juga telah mengikuti rapat koordinasi persiapan Nataru bersama Kementerian Perhubungan, KSOP Tanjungpinang, dan Dinas Perhubungan Provinsi Kepulauan Riau yang digelar secara daring.

Selain itu, rapat koordinasi luring turut dilaksanakan bersama KSOP Kelas II Tanjungpinang pada 16 Desember 2025 dan KSOP Kelas III Kijang pada 15 Desember 2025, dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan maritim.

“Yang tak kalah penting, kami siap bersinergi dan berkolaborasi dengan seluruh stakeholder di Pelabuhan Sri Bintan Pura dan Pelabuhan Sei Kolak Kijang agar momentum Nataru kali ini berjalan lebih baik, lancar, dan berkesan bagi semua,” tutur Adyttia.