Tanjungpinang – Manajemen RSUD Raja Ahmad Thabib berencana menambah kapasitas ruang rawat inap serta ruang Intensive Care Unit (ICU) guna mengantisipasi peningkatan jumlah pasien. Langkah ini diambil karena tingkat keterisian tempat tidur ICU hampir selalu penuh setiap harinya.
Direktur RSUD Raja Ahmad Thabib, Bambang Utoyo, mengungkapkan saat ini rumah sakit tersebut memiliki total 210 tempat tidur untuk pasien rawat inap dan 20 tempat tidur khusus ICU.
Namun, kapasitas ICU kerap tidak mencukupi, terutama setelah pasien menjalani tindakan medis besar seperti operasi jantung maupun prosedur bedah saraf.
“Pasien yang selesai tindakan tertentu memang harus dirawat di ICU. Karena itu, ruang ICU kita hampir selalu terisi penuh,” ujar Bambang Utoyo, Sabtu (21/2/2026).
Ia menjelaskan, pembangunan gedung poli klinik baru pada tahun ini membuka peluang optimalisasi gedung lama. Fasilitas lama tersebut rencananya akan dialihfungsikan untuk menambah ruang perawatan sekaligus mendukung pengembangan layanan kemoterapi.
“Nantinya gedung lama bisa dimanfaatkan untuk penambahan ruang rawat, termasuk pengembangan layanan kemoterapi,” jelasnya.
Selain itu, pihak rumah sakit juga tengah menyiapkan pembukaan layanan NICU (Neonatal Intensive Care Unit) menyusul bergabungnya dokter spesialis anak dengan kompetensi kegawatdaruratan.
Untuk menunjang layanan tersebut, manajemen telah mengajukan permohonan 10 unit ventilator kepada Kementerian Kesehatan, dan sebanyak enam unit telah disetujui.
“Kami mengusulkan 10 unit ventilator, dan dari Kementerian Kesehatan sudah mendukung enam unit,” tutupnya.




Tinggalkan Balasan