Tanjungpinang – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Tanjungpinang menerima kunjungan silaturahmi pengurus Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepulauan Riau Kota Tanjungpinang, Selasa, 20 Januari 2026.

Kunjungan ini menandai komitmen bersama untuk menjunjung dan melestarikan kearifan lokal Melayu.
Rombongan LAM disambut jajaran pejabat struktural Rutan Kelas I Tanjungpinang.

Rombongan dari LAM juga melihat sumur tua peninggalan Belanda yang berada di area Rutan Tanjungpinang. Foto: isk/ulasfakta.co

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas rencana penggantian nama paviliun di lingkungan rutan dengan penamaan yang mencerminkan nilai adat dan budaya Melayu Kepulauan Riau.

Kunjungan dipimpin Ketua LAM Kepulauan Riau Kota Tanjungpinang, Juramadi Esram. Selain bersilaturahmi, rombongan diajak meninjau langsung paviliun hunian warga binaan, yakni Blok Bintan dan Blok Penyengat.

Foto bersama.

Rombongan juga melihat sumur tua peninggalan Belanda yang berada di area rutan. “Keberadaan sumur tersebut menjadi bukti nilai historis yang masih terjaga di lingkungan Rutan Kelas I Tanjungpinang,” kata Esram.

Melalui kunjungan ini, Rutan Kelas I Tanjungpinang dan LAM Kepulauan Riau Kota Tanjungpinang berharap dapat membangun sinergi berkelanjutan dalam pelestarian adat istiadat, sejarah, serta nilai-nilai kearifan lokal Melayu di lingkungan pemasyarakatan.

(isk)