Ulasfakta – Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) dipercaya menjadi tuan rumah kegiatan Koordinasi Penyelenggaraan Program Sekolah Rakyat untuk wilayah Provinsi Kepulauan Riau. Acara tersebut berlangsung secara hybrid, tatap muka dan daring, pada Jumat (31/10) di Galeri Tamadun Maritim, Gedung Satu Gurindam–Ismeth Abdullah, Kampus UMRAH Dompak.

Acara dibuka secara resmi oleh Prof. Dr. rer. nat. Abdul Haris, M.Sc, Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Desa, Desa Tertinggal, dan Desa Tertentu dari Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat RI.

Turut hadir Rektor UMRAH, Prof. Dr. Agung Dhamar Syakti, S.Pi, DEA, sebagai tuan rumah, serta Drs. H. Sardison, M.TP, Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan dan Hukum, yang hadir mewakili Gubernur Kepulauan Riau.

Kegiatan ini juga diikuti oleh sejumlah pejabat penting daerah dan perwakilan instansi, di antaranya Kepala BPS Provinsi Kepri, Kepala Kanwil Kementerian Agama, serta perwakilan dari para bupati dan wali kota se-Kepulauan Riau.

Dalam sambutannya, Prof. Agung Dhamar Syakti menegaskan komitmen UMRAH untuk mendukung penuh pelaksanaan Program Sekolah Rakyat yang merupakan inisiatif Presiden Prabowo Subianto.

“UMRAH siap berpartisipasi aktif dalam mengimplementasikan Program Sekolah Rakyat. Program ini sejalan dengan visi kami sebagai universitas maritim negeri yang berkomitmen mencerdaskan kehidupan bangsa, khususnya masyarakat di wilayah kepulauan,” ujar Prof. Agung.

Ia menambahkan bahwa UMRAH akan memanfaatkan seluruh potensi akademik melalui kegiatan pengabdian masyarakat, penempatan mahasiswa magang, serta kolaborasi strategis dengan berbagai pihak.

“Kami yakin Sekolah Rakyat akan menjadi wadah pembentukan generasi muda yang tangguh, berkarakter, dan kompetitif,” imbuhnya.

Sementara itu, Prof. Abdul Haris dalam arahannya menyampaikan bahwa Sekolah Rakyat merupakan langkah strategis Presiden Prabowo untuk menekan angka kemiskinan melalui akses pendidikan yang lebih luas dan merata.

“Program ini bertujuan memberikan kesempatan bagi anak-anak Indonesia untuk menikmati pendidikan yang layak dengan fasilitas memadai,” jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa perguruan tinggi seperti UMRAH memiliki peran vital dalam mendukung program ini melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi.

“Sekolah Rakyat bukan hanya tempat belajar, tetapi juga wujud nyata kepedulian negara dalam memuliakan rakyat serta mencetak calon pemimpin bangsa di masa depan,” tambahnya.

Melalui kegiatan koordinasi ini, diharapkan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan perguruan tinggi semakin kokoh dalam mewujudkan keberhasilan Program Sekolah Rakyat sebagai upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di Indonesia, khususnya di Provinsi Kepulauan Riau.