Ulasfakta.co – Rasa haru dan syukur tak henti-hentinya diucapkan Bripka Zulhamsyah, polisi yang dikenal luas oleh masyarakat Tanjungpinang, setelah menuntaskan ibadah umrah di Kota Makkah.
Undangan ke Tanah Suci itu diyakini sebagai buah dari kegiatan sosial yang ia lakukan selama ini. Selama lima tahun, Zulhamsyah konsisten menjalankan aksi “Razia Perut Lapar” sampai sedekah makanan dan sembako bagi warga yang membutuhkan.
Aksi itu membuatnya dijuluki masyarakat sebagai polisi berhati mulia. Hidup sederhana dan bertutur kata ramah membuat Zulhamsyah dekat dengan berbagai kalangan.
Hari ini, personel Intelkam Polresta Tanjungpinang itu tiba kembali di kota. Tanpa menunda waktu, ia langsung kembali menjalankan “razia” khasnya tersebut. Pada Jumat dan Sabtu ini, Tanjungpinang dan Batam kembali menjadi sasaran Razia Perut Lapar.
“Kali ini saya merazia nenek-nenek penjual bunga kuburan di Tanjungpinang dan warga yang membutuhkan di sekitar Batam. Alhamdulillah, dua hari ini lebih dari 100 paket sembako dan makanan sudah kami bagikan,” ujar Bripka Zulham, Sabtu.
Selama 11 hari terakhir, Zulhamsyah absen dari media sosial dan pemberitaan. Ia memilih fokus beribadah selama berada di Tanah Suci.

Keberangkatannya merupakan hadiah yang diberikan Kapolda Kepulauan Riau, Irjen Pol Asep Safrudin, pada Agustus 2025 saat melakukan kunjungan kerja di Polresta Tanjungpinang.
Hadiah itu diberikan sebagai apresiasi bagi polisi yang dinilai inspiratif dan konsisten mendorong kebaikan. Kebijakan Kapolda tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat.
“Ini bukan sekadar penghargaan kepada anggotanya, tetapi bukti bahwa kebaikan akan dibalas kebaikan. Jargon ‘Polri untuk Masyarakat’ nyata terlihat dari apa yang dilakukan Bripka Zulhamsyah,” kata seorang ulama di Tanjungpinang.
Warga juga menilai Zulhamsyah layak menempati posisi lebih tinggi di institusi kepolisian.
“Pangkat Pak Zul memang biasa, tapi razia perut laparnya luar biasa. Kalau nanti dia jadi pejabat, pasti lebih banyak yang bisa dia lakukan untuk masyarakat,” ujar seorang penambang pompong di Pulau Penyengat.
Zulhamsyah sendiri juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Kapolda Kepri.
“Allah SWT mengundang saya ke Tanah Suci lewat kebaikan hati Bapak Kapolda. Terima kasih atas bimbingan dan nasihat selama ini. Insya Allah Razia Perut Lapar akan terus saya jalankan untuk melayani masyarakat dengan tulus. Semoga Bapak Kapolda selalu sehat dan dalam lindungan Allah SWT,” ucapnya.





Tinggalkan Balasan