Ulasfakta – Krisis listrik kembali menghantui warga Desa Mensanak, Kecamatan Katang Bidare, Kabupaten Lingga. Dalam kurun waktu sebulan terakhir, pemadaman listrik terjadi sebanyak dua hingga tiga kali akibat kerusakan mesin pada Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) yang menjadi satu-satunya sumber listrik di desa tersebut.

Kondisi ini menambah beban kehidupan masyarakat, terlebih di era digital saat ini yang hampir seluruh aktivitas bergantung pada pasokan listrik yang stabil. Kepala Desa Mensanak, Mansur, mengungkapkan rasa frustrasinya atas masalah yang terus berulang tersebut.

“Sudah tiga kali dalam sebulan mesin PLTD kami rusak dan menyebabkan pemadaman. Kami lelah dengan kondisi ini. Sampai kapan kami harus bertahan dengan pelayanan seperti ini?” tegas Mansur pada Senin, 9 Juni 2025.

Ia menuturkan bahwa pemadaman listrik berdampak luas, mulai dari terganggunya aktivitas sehari-hari hingga lumpuhnya layanan publik dan perangkat teknologi yang sangat membutuhkan daya listrik. “Kami punya alat teknologi, tapi jadi tak berguna karena listrik padam terus. Kami butuh solusi permanen, bukan perbaikan tambal sulam,” katanya.

Menanggapi keluhan warga, Kepala ULP PLN Dabo Singkep, Jhon Frengki Simatupang, membenarkan bahwa gangguan listrik di Mensanak disebabkan kerusakan komponen mesin PLTD.

“Kerusakan terjadi pada daun kipas mesin. Tadi malam listrik sempat menyala, tapi subuh kembali bermasalah. Sekarang saya sudah berada di Mensanak untuk melakukan perbaikan. Kami targetkan malam ini listrik kembali menyala,” jelas Jhon.

Namun saat ditanya soal akar masalah kerusakan yang terus terjadi, Jhon mengklaim tidak ada persoalan besar pada sistem kelistrikan secara keseluruhan. “Tidak ada gangguan besar, hanya saja memang dua kali terakhir ini ada gangguan yang berbeda. Untuk penambahan mesin, sudah kami ajukan ke pengelola PLTD,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, masyarakat Desa Mensanak masih berharap pihak PLN segera mengambil langkah nyata dan berkelanjutan untuk memperbaiki sistem kelistrikan desa mereka, agar tak terus terpinggirkan dibanding wilayah lain yang telah menikmati listrik stabil setiap harinya.