Tanjungpinang – Polsek Tanjungpinang Barat menggelar program Jumat Curhat di Kedai Kopi Kodel, Jalan Sunaryo, Kelurahan Tanjungpinang Barat, Jumat pagi, 23 Januari 2026. Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB itu mengusung tema Bersama Masyarakat untuk Menciptakan Kamtibmas yang Kondusif.
Kegiatan dipimpin langsung Kapolsek Tanjungpinang Barat AKP Missyamsu Alson dan dihadiri jajaran Polsek, perwakilan RW dan RT se-Kecamatan Tanjungpinang Barat, serta tokoh masyarakat dari sejumlah kelurahan.
Dalam sambutannya, Missyamsu Alson mengatakan Jumat Curhat merupakan program Polri yang bertujuan mendekatkan institusi kepolisian dengan masyarakat hingga tingkat polsek. “Kami ingin membuka ruang komunikasi yang santai, terbuka, tapi tetap berkualitas,” kata Alson.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf Kapolresta Tanjungpinang yang berhalangan hadir karena agenda lain. Kepada warga, Missyamsu mengimbau agar tidak membakar lahan secara sembarangan di tengah musim kemarau serta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Selain itu, Polsek Tanjungpinang Barat akan memasang spanduk peringatan waspada buaya di kawasan pelantar dan pesisir pemukiman warga. Warga juga diminta segera melapor jika mengetahui atau mengalami tindak pidana melalui call center Polri 110 atau nomor layanan Polsek Tanjungpinang Barat 08136371993.

Dalam sesi dialog, sejumlah warga menyampaikan persoalan yang mereka hadapi. Safrizal, pedagang barang bekas, mempertanyakan risiko hukum jika barang yang dibelinya ternyata hasil kejahatan. Sementara Davit, Ketua RT 06 Kelurahan Kampung Baru, menanyakan kemungkinan dukungan pemerintah atau instansi terkait bagi warga yang berjaga di pos kamling.
Isu lain disampaikan Sufianto, Ketua RT 04 RW 10 Kelurahan Kemboja. Ia meminta penanganan serius terkait kemunculan buaya berukuran besar di bawah rumah warga di kawasan pelantar. “Kami khawatir terjadi korban jiwa,” ujarnya.
Menanggapi hal itu, Kapolsek menjelaskan pedagang barang bekas tetap harus teliti sebelum membeli barang. Menurut dia, barang yang masih utuh dan bisa digunakan berpotensi menimbulkan masalah hukum jika berasal dari tindak pidana.
Terkait keamanan lingkungan, Missyamsu memastikan pihaknya akan rutin melakukan patroli malam dan menyambangi seluruh pos kamling di Kecamatan Tanjungpinang Barat.
“Insyaallah kami juga membawa kopi, gula, teh, dan makanan ringan sebagai bentuk kepedulian,” katanya.
Adapun terkait kemunculan buaya, Polsek Tanjungpinang Barat akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan dan pemindahan satwa tersebut.
Kegiatan Jumat Curhat ditutup dengan foto bersama dan dialog informal antara polisi dan warga.
(isk)





Tinggalkan Balasan