Tanjungpinang – Anak Melayu Kepulauan Riau, melalui Koordinator Sasjoni, menyatakan keberatan atas pernyataan Anggota DPR RI Dapil Kepri, Endipat Wijaya, yang dianggap menyinggung dan mencederai martabat masyarakat Kepri.

Menurut Sasjoni, ucapan Endipat melukai rasa hormat masyarakat yang sejak lama menjunjung tinggi adab, sopan santun, dan nilai kemelayuan. Sebagai wakil rakyat, Endipat seharusnya berhati-hati dalam bertutur serta memahami sensitivitas sosial daerah yang diwakilinya.

“Kami mendesak Saudara Endipat untuk memberikan klarifikasi terbuka dan menyampaikan permintaan maaf resmi kepada masyarakat Kepri. Klarifikasi ini penting untuk memulihkan kepercayaan publik,” kata Sasjoni.

Anak Melayu Kepri juga meminta Partai Gerindra sebagai partai yang menaungi Endipat untuk mengambil sikap tegas demi menjaga kredibilitas partai sekaligus kehormatan masyarakat.

Endipat Wijaya, Anggota DPR RI Perwakilan Kepulauan Riau | F. Tangkapan Layar DPR RI)

Apabila tidak ada itikad baik dalam waktu yang wajar, Sasjoni menegaskan, Anak Melayu Kepri akan mengkonsolidasikan aksi protes damai di berbagai titik sebagai bentuk kontrol publik terhadap pejabat yang mengemban amanah politik.

Sikap ini disampaikan sebagai bentuk kepedulian terhadap martabat, kehormatan, dan nilai-nilai adat Kepulauan Riau yang harus dijaga bersama.

Endipat sebelumnya menyinggung penggalangan dana yang viral dan berhasil mengumpulkan sekitar Rp 10 miliar. Meski tidak menyebut nama, publik menilai sindiran itu ditujukan kepada kreator konten Ferry Irwandi yang menghimpun donasi sebesar itu dalam 24 jam.

Menurut Endipat, angka tersebut tidak sebanding dengan besarnya anggaran negara untuk penanganan bencana.

“Orang per orang cuma nyumbang Rp 10 miliar. Negara sudah triliun-triliunan ke Aceh itu, Bu. Jadi yang kayak gitu-gitu mohon jadi perhatian,” katanya menyampaikan pernyataan itu dalam rapat Komisi I DPR dengan Kementerian Komunikasi dan Digital pada Senin, 8 Desember 2025.