Tanjungpinang — Pelaksanaan Bazar Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadits (MTQH) tingkat Kelurahan Air Raja tidak hanya menjadi bagian dari kegiatan keagamaan, tetapi juga dimanfaatkan sebagai upaya mendorong penguatan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Lurah Air Raja, Sudarman, mengatakan bazar MTQH memiliki dua tujuan utama, yakni mendukung pelaksanaan MTQH sebagai bagian dari syiar Islam sekaligus menjadi wadah pembinaan ekonomi masyarakat di tingkat kelurahan.
“Kegiatan ini selain mendukung pelaksanaan MTQ, juga menjadi bagian dari syiar Islam untuk mencari bibit-bibit qori dan qoriah terbaik dari tingkat kelurahan. Di sisi lain, bazar ini juga bertujuan memajukan UMKM di Kelurahan Air Raja, khususnya UMKM ibu-ibu dari BKMT dan majelis taklim yang sangat antusias mengikuti kegiatan ini,” ujarnya.
Ia menjelaskan, bazar MTQH rutin dilaksanakan setiap tahun dan lokasinya berpindah dari satu masjid ke masjid lainnya. Tahun ini, kegiatan dipusatkan di Masjid Al-Uswah karena dinilai memiliki lokasi yang strategis dan mudah dijangkau masyarakat.
“Masjid Al-Uswah merupakan masjid besar dan berada di tepi jalan, sehingga cukup menarik minat masyarakat, tidak hanya dari Kelurahan Air Raja, tetapi juga masyarakat Kota Tanjungpinang secara umum,” katanya.
Menurut Sudarman, bazar MTQH juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antar majelis taklim dan masyarakat, sekaligus mendorong pemulihan serta peningkatan perekonomian lokal.
“Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari ibu-ibu BKMT, Permata, PKK Kelurahan, Koperasi Kelurahan Merah Putih Air Raja, hingga berkolaborasi dengan Perpustakaan Kota Tanjungpinang dan Perpustakaan Kelurahan Air Raja,” ucapnya.
Selain itu, pihak kelurahan juga menggandeng Puskesmas setempat agar masyarakat yang datang ke bazar tidak hanya berbelanja, tetapi juga mendapatkan layanan kesehatan.
“Masyarakat bisa membaca, berbelanja, sekaligus memeriksakan kesehatan. Harapannya, masyarakat menjadi lebih sehat dan sejahtera,” tuturnya.
Ia menambahkan, bazar MTQH ini juga menjadi stimulus dan ajang persiapan bagi para pelaku UMKM, khususnya ibu-ibu, untuk menghadapi bazar Ramadhan ke depan.
Terkait pelaksanaan bazar Ramadhan, Sudarman menyebutkan bahwa setiap tahun kegiatan tersebut melibatkan berbagai lembaga kemasyarakatan di Kelurahan Air Raja. Tahun ini, pelaksanaannya berada di bawah koordinasi Forum Posyandu Kelurahan Air Raja.
“Kami mohon dukungan dari semua pihak, karena tujuan utamanya tetap untuk memberdayakan UMKM. Antusiasme masyarakat cukup tinggi, apalagi lokasinya strategis dan parkir bisa ditata dengan baik,” katanya.
Ia menegaskan, jumlah stan bazar akan disesuaikan dengan kondisi lapangan agar tidak mengganggu lalu lintas dan tetap menjaga ketertiban.
“Kami tidak berorientasi pada keuntungan, melainkan pada kenyamanan masyarakat dan kelancaran aktivitas di sekitar lokasi,” tutupnya.
(kev)





Tinggalkan Balasan