ULASFAKTA-BUTON TENGAH – Menjelang Hari Raya Idulfitri, Polres Buton Tengah bersama Pemerintah Daerah menunjukkan komitmen kuat menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan memusnahkan ribuan botol dan liter minuman keras (miras) hasil operasi kepolisian.
Kegiatan pemusnahan tersebut berlangsung di halaman Mako Polres Buton Tengah pada Kamis (12/3/2026) dan turut dihadiri Bupati Buton Tengah, Azhari, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh masyarakat, serta perwakilan unsur TNI dan instansi terkait.
Kapolres Buton Tengah menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya menjaga situasi keamanan selama bulan suci Ramadan hingga menjelang Idulfitri agar tetap aman dan kondusif.
“Pemusnahan ini merupakan hasil operasi kepolisian dalam menekan peredaran minuman keras yang berpotensi memicu gangguan kamtibmas. Kami berkomitmen untuk terus melakukan penindakan demi menjaga keamanan masyarakat,” ujarnya.
Adapun barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari 1.074 botol kaca miras pabrikan berbagai merek, 175 botol plastik miras tradisional jenis arak, 36 jeriken arak berkapasitas 20 liter, 17 jeriken arak berkapasitas 5 liter, serta 94 kaleng minuman keras pabrikan.
Proses pemusnahan dilakukan dengan cara menuangkan serta memecahkan kemasan miras ke dalam lubang tanah yang telah disiapkan.
Sementara itu, Bupati Buton Tengah, Azhari, mengapresiasi langkah tegas kepolisian dalam memberantas peredaran minuman keras di wilayahnya.
“Ini adalah bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum. Harapannya kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan agar Buton Tengah tetap aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat,” ujar Bupati.
Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah saat ini tengah menyiapkan regulasi berupa Peraturan Daerah (Perda) terkait penertiban tempat hiburan sebagai bagian dari upaya menekan penyakit masyarakat di daerah tersebut.
Melalui kolaborasi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat, diharapkan situasi keamanan di Buton Tengah dapat terus terjaga, terutama selama bulan Ramadan hingga perayaan Idulfitri




Tinggalkan Balasan