Tanjungpinang — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seluas sekitar satu hektare terjadi di Kampung Bugis di tengah cuaca panas dan minim hujan, setelah warga melaporkan api yang cepat membesar di lokasi, Rabu siang.

Peristiwa itu terjadi di Datuk Pakau, Tanjung Sebauk Darat RT 002/RW 006, Kelurahan Kampung Bugis, Kecamatan Tanjungpinang Kota, Rabu (25/03/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Kebakaran pertama kali diketahui setelah saksi E (56) menerima laporan dari warga terkait munculnya api di lahan tersebut. Saat tiba di lokasi, kobaran api sudah dalam kondisi membesar dan berpotensi meluas.

Laporan itu kemudian diteruskan ke Bhabinkamtibmas Kelurahan Senggarang, Aiptu Agus Sasmita, yang selanjutnya mengoordinasikan penanganan bersama Polsek Tanjungpinang Kota dan Dinas Pemadam Kebakaran.

Kapolsek Tanjungpinang Kota, Monang Silalahi, bersama personel tiba di lokasi sekitar pukul 14.30 WIB. Lima menit berselang, dua unit armada pemadam dari DPKP Kota Tanjungpinang langsung melakukan pemadaman.

Berkat koordinasi cepat di lapangan, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.15 WIB dengan luas lahan terbakar diperkirakan mencapai sekitar satu hektare.

“Dalam kejadian ini tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian material. Namun penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan karena belum ada saksi yang melihat langsung sumber api,” ujar Monang.

Ia mengingatkan, kondisi cuaca panas dan minimnya curah hujan membuat wilayah Tanjungpinang rawan karhutla.

“Kelalaian seperti membakar sampah tanpa pengawasan atau membuang puntung rokok sembarangan bisa memicu kebakaran, apalagi saat angin kencang,” tegasnya.

Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran guna mencegah kejadian serupa terulang.