Tanjungpinang – Semangat kebersamaan menjelang Hari Raya Idulfitri kembali dihidupkan melalui sebuah kegiatan positif yang melibatkan masyarakat luas. Event Night Ride “Ride to Syawal 2026” dijadwalkan akan digelar pada 19 Maret 2026 pukul 22.30 WIB, dengan rute start dari Jalan Merdeka Tanjungpinang dan finish di kawasan Dompak – Tugu Provinsi Kepulauan Riau.

Kegiatan ini digagas oleh Aldy Busviandri, yang akrab disapa Babeh, sebagai sebuah wadah untuk mempererat silaturahmi serta membangun kebersamaan di tengah masyarakat menjelang datangnya Hari Raya. Konsep yang diusung dalam kegiatan ini bukan sekadar konvoi kendaraan bermotor seperti yang sering dilakukan komunitas otomotif, tetapi lebih dari itu, yakni menghadirkan ruang interaksi sosial yang terbuka bagi semua kalangan masyarakat.

Menurut Babeh, kegiatan ini sengaja dirancang dengan konsep yang inklusif agar tidak hanya diikuti oleh komunitas motor, tetapi juga masyarakat umum yang ingin merasakan suasana kebersamaan dalam menyambut bulan kemenangan.

“Ini bukan hanya untuk komunitas motor saja. Kami ingin kegiatan ini menjadi milik seluruh masyarakat Tanjungpinang. Siapa pun boleh ikut, yang penting kita bersama-sama menjaga kebersamaan, mempererat silaturahmi, dan menyambut Syawal dengan penuh semangat persaudaraan,” ujar Babeh.

Ia menjelaskan, Night Ride ini diharapkan dapat menjadi simbol persatuan masyarakat Tanjungpinang yang selama ini dikenal memiliki semangat kekeluargaan yang kuat. Melalui kegiatan sederhana namun bermakna ini, masyarakat diajak untuk berkumpul, saling berinteraksi, serta membangun energi positif menjelang Hari Raya Idulfitri.

Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga membawa pesan penting mengenai kesadaran berlalu lintas dan budaya berkendara yang aman. Panitia menekankan bahwa seluruh peserta yang mengikuti Night Ride wajib mengedepankan prinsip safety riding, menjaga ketertiban di jalan, serta menghormati pengguna jalan lainnya.

“Yang terpenting dari kegiatan ini adalah bagaimana kita tetap tertib di jalan. Kita ingin menunjukkan bahwa kegiatan berkendara bersama juga bisa dilakukan dengan aman, tertib, dan penuh rasa tanggung jawab,” jelasnya.

Rute perjalanan yang dimulai dari Jalan Merdeka, salah satu pusat aktivitas kota Tanjungpinang, hingga berakhir di kawasan Dompak – Tugu Provinsi Kepulauan Riau, dipilih karena memiliki nilai simbolik. Dompak sendiri merupakan kawasan pusat pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau yang sering dijadikan lokasi berbagai kegiatan masyarakat.

Dengan rute tersebut, peserta tidak hanya menikmati suasana berkendara malam hari di Kota Tanjungpinang, tetapi juga merasakan nuansa kebersamaan yang diharapkan menjadi pesan utama dari kegiatan ini.

Panitia berharap kegiatan Ride to Syawal 2026 dapat menjadi agenda kebersamaan masyarakat yang membawa dampak positif, sekaligus memperkuat hubungan sosial di tengah masyarakat. Dalam suasana menjelang Hari Raya, momen seperti ini dianggap penting untuk kembali mengingatkan nilai-nilai persaudaraan, kebersamaan, serta semangat saling menghargai antar sesama.

Lebih dari sekadar kegiatan hiburan, Night Ride ini diharapkan mampu menghadirkan atmosfer kebahagiaan menjelang Syawal, sekaligus menunjukkan bahwa kegiatan positif yang melibatkan masyarakat luas dapat menjadi sarana memperkuat solidaritas sosial di Kota Tanjungpinang.

Dengan konsep santai namun tetap mengedepankan ketertiban, Night Ride “Ride to Syawal 2026” diharapkan menjadi simbol bahwa semangat persatuan, kebersamaan, dan silaturahmi dapat terus tumbuh melalui kegiatan-kegiatan positif yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat.

Melalui kegiatan ini pula, masyarakat Tanjungpinang diharapkan dapat menyambut Hari Raya Idulfitri dengan penuh kebahagiaan, kedamaian, serta rasa persaudaraan yang semakin kuat di antara sesama.

Night Ride “Ride to Syawal 2026”, Ajang Silaturahmi untuk Seluruh Masyarakat Tanjungpinang

Tanjungpinang – Semangat kebersamaan menjelang Hari Raya Idulfitri kembali dihidupkan melalui sebuah kegiatan positif yang melibatkan masyarakat luas. Event Night Ride “Ride to Syawal 2026” dijadwalkan akan digelar pada 19 Maret 2026 pukul 22.30 WIB, dengan rute start dari Jalan Merdeka Tanjungpinang dan finish di kawasan Dompak – Tugu Provinsi Kepulauan Riau.

Kegiatan ini digagas oleh Aldy Busviandri, yang akrab disapa Babeh, sebagai sebuah wadah untuk mempererat silaturahmi serta membangun kebersamaan di tengah masyarakat menjelang datangnya Hari Raya. Konsep yang diusung dalam kegiatan ini bukan sekadar konvoi kendaraan bermotor seperti yang sering dilakukan komunitas otomotif, tetapi lebih dari itu, yakni menghadirkan ruang interaksi sosial yang terbuka bagi semua kalangan masyarakat.

Menurut Babeh, kegiatan ini sengaja dirancang dengan konsep yang inklusif agar tidak hanya diikuti oleh komunitas motor, tetapi juga masyarakat umum yang ingin merasakan suasana kebersamaan dalam menyambut bulan kemenangan.

“Ini bukan hanya untuk komunitas motor saja. Kami ingin kegiatan ini menjadi milik seluruh masyarakat Tanjungpinang. Siapa pun boleh ikut, yang penting kita bersama-sama menjaga kebersamaan, mempererat silaturahmi, dan menyambut Syawal dengan penuh semangat persaudaraan,” ujar Babeh.

Ia menjelaskan, Night Ride ini diharapkan dapat menjadi simbol persatuan masyarakat Tanjungpinang yang selama ini dikenal memiliki semangat kekeluargaan yang kuat. Melalui kegiatan sederhana namun bermakna ini, masyarakat diajak untuk berkumpul, saling berinteraksi, serta membangun energi positif menjelang Hari Raya Idulfitri.

Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga membawa pesan penting mengenai kesadaran berlalu lintas dan budaya berkendara yang aman. Panitia menekankan bahwa seluruh peserta yang mengikuti Night Ride wajib mengedepankan prinsip safety riding, menjaga ketertiban di jalan, serta menghormati pengguna jalan lainnya.

“Yang terpenting dari kegiatan ini adalah bagaimana kita tetap tertib di jalan. Kita ingin menunjukkan bahwa kegiatan berkendara bersama juga bisa dilakukan dengan aman, tertib, dan penuh rasa tanggung jawab,” jelasnya.

Rute perjalanan yang dimulai dari Jalan Merdeka, salah satu pusat aktivitas kota Tanjungpinang, hingga berakhir di kawasan Dompak – Tugu Provinsi Kepulauan Riau, dipilih karena memiliki nilai simbolik. Dompak sendiri merupakan kawasan pusat pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau yang sering dijadikan lokasi berbagai kegiatan masyarakat.

Dengan rute tersebut, peserta tidak hanya menikmati suasana berkendara malam hari di Kota Tanjungpinang, tetapi juga merasakan nuansa kebersamaan yang diharapkan menjadi pesan utama dari kegiatan ini.

Panitia berharap kegiatan Ride to Syawal 2026 dapat menjadi agenda kebersamaan masyarakat yang membawa dampak positif, sekaligus memperkuat hubungan sosial di tengah masyarakat. Dalam suasana menjelang Hari Raya, momen seperti ini dianggap penting untuk kembali mengingatkan nilai-nilai persaudaraan, kebersamaan, serta semangat saling menghargai antar sesama.

Lebih dari sekadar kegiatan hiburan, Night Ride ini diharapkan mampu menghadirkan atmosfer kebahagiaan menjelang Syawal, sekaligus menunjukkan bahwa kegiatan positif yang melibatkan masyarakat luas dapat menjadi sarana memperkuat solidaritas sosial di Kota Tanjungpinang.

Dengan konsep santai namun tetap mengedepankan ketertiban, Night Ride “Ride to Syawal 2026” diharapkan menjadi simbol bahwa semangat persatuan, kebersamaan, dan silaturahmi dapat terus tumbuh melalui kegiatan-kegiatan positif yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat.

Melalui kegiatan ini pula, masyarakat Tanjungpinang diharapkan dapat menyambut Hari Raya Idulfitri dengan penuh kebahagiaan, kedamaian, serta rasa persaudaraan yang semakin kuat di antara sesama.