Tanjungpinang – Pemerintah Kota Tanjungpinang mengajak masyarakat memanfaatkan sisa bulan Ramadan dengan memperbanyak membaca dan memahami Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.

Ajakan tersebut disampaikan Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, saat menghadiri peringatan Nuzulul Qur’an 1447 Hijriah di Masjid Nurul Hidayah, Jalan H. Ungar, Kota Tanjungpinang, Minggu (8/3/2026) malam.

Kegiatan diawali dengan pelaksanaan salat Isya dan Tarawih berjamaah yang diikuti masyarakat. Salat dipimpin oleh imam yang juga menjabat sebagai Ketua Forum Kemakmuran Masjid (FKM) Tanjungpinang.

Dalam sambutannya, Lis menegaskan bahwa Al-Qur’an merupakan kitab suci umat Islam yang menjadi pedoman hidup sekaligus sumber berbagai pelajaran bagi kehidupan manusia.

Menurutnya, bulan suci Ramadan menjadi momentum yang tepat bagi umat Muslim untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT, salah satunya dengan memperbanyak membaca Al-Qur’an.

“Marilah kita manfaatkan sisa bulan Ramadan ini dengan memperbanyak membaca Al-Qur’an. Kitab suci ini menjadi petunjuk hidup sekaligus syafaat bagi kita dengan terus membaca dan memahami ayat demi ayatnya,” kata Lis.

Sementara itu, Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Nurul Hidayah, Kolonel (Sus) H. Ampu Irmaraseli, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Tanjungpinang yang telah menggelar peringatan Nuzulul Qur’an di masjid tersebut.

Ia menilai peringatan Nuzulul Qur’an menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai penyejuk sekaligus penyembuh bagi berbagai penyakit hati.

“Peringatan Nuzulul Qur’an ini menjadi momentum bagi kita untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai asyifa atau obat dari penyakit hati. Saat ini banyak orang mengalami kecemasan, stres, iri hati hingga dendam. Berbagai penyakit hati itu hanya bisa disembuhkan melalui Al-Qur’an,” ujarnya.

Ampu juga mengajak setiap keluarga Muslim untuk membiasakan membaca Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

“Jika setiap keluarga Muslim membiasakan anggota keluarganya membaca Al-Qur’an, niscaya akan melahirkan pribadi yang lebih tenang. Ketenangan itu sangat kita butuhkan dalam menjalani aktivitas sehari-hari dan meraih kesuksesan dalam berbagai aspek kehidupan,” jelasnya.

Dalam tausiyahnya, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kepulauan Riau, Dr KH Bambang Maryono, mengatakan Al-Qur’an merupakan mukjizat terbesar yang dimiliki umat Islam hingga saat ini.

“Al-Qur’an adalah kitab suci yang paling banyak dibaca di seluruh dunia. Kitab yang luar biasa karena dibaca tanpa henti selama 24 jam di berbagai penjuru dunia,” kata Bambang.

Ia juga menyebut banyak ilmuwan dunia tertarik mempelajari Al-Qur’an hingga akhirnya memeluk agama Islam setelah menemukan berbagai pengetahuan di dalamnya.

“Ada sekitar 150 ilmuwan dunia yang masuk Islam setelah mempelajari dan menemukan ilmu pengetahuan yang terdapat dalam Al-Qur’an,” tuturnya.

Peringatan Nuzulul Qur’an tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran pemerintah daerah, tokoh agama, serta masyarakat Kota Tanjungpinang.

(kev)