Ulasfakta – PT. Pelabuhan Kepri terus mengambil peran strategis dalam mendukung pertumbuhan sektor pariwisata dan transportasi laut di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), khususnya di Tanjungpinang. Komitmen tersebut diwujudkan melalui peningkatan layanan di Pelabuhan Kuala Riau, Pelantar II, serta menjalin kemitraan dengan pelaku usaha wisata bahari.
Pelabuhan yang dikelola Badan Usaha Pelabuhan (BUP) tersebut kini telah dilengkapi dengan fasilitas pendukung seperti area parkir luas, kamera pengawas (CCTV) yang aktif 24 jam, serta petugas keamanan yang bersiaga untuk memastikan kenyamanan dan keamanan pengunjung serta pengguna jasa.
“Kami berkomitmen menghadirkan layanan terbaik. Dengan fasilitas yang memadai, kami berharap jumlah kunjungan wisatawan meningkat dan memberi dampak positif terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta memperkuat citra pariwisata Tanjungpinang di tingkat nasional dan internasional,” ujar Aryandi, SE, Humas PT. Pelabuhan Kepri, Senin, 2 Juni 2025.
Untuk memperluas jangkauan layanan wisata laut, PT. Pelabuhan Kepri juga telah resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan PT. Duta Musafir Travel. Penandatanganan dilakukan pada 15 April 2025 di Kelong Pancing Madu Tiga, Tanjungpinang, yang dihadiri jajaran direksi dan perwakilan kedua belah pihak.
Kolaborasi tersebut mencakup pengembangan layanan shuttle boat serta promosi aktivitas wisata bahari ke sejumlah destinasi unggulan di wilayah Kepri. Menurut Aryandi, kerja sama ini diharapkan mampu mempermudah akses wisatawan menuju pulau-pulau destinasi dan menggerakkan roda ekonomi lokal.
Sementara itu, Direktur PT. Pelabuhan Kepri, Capt. Awaluddin, menegaskan bahwa kerja sama ini bukan hanya langkah administratif, melainkan komitmen nyata untuk mendorong sinergi lintas sektor dalam pembangunan maritim yang berkelanjutan.
“Ini bukan sekadar penandatanganan di atas kertas, tetapi manifestasi dari upaya bersama membangun sektor kelautan dan pariwisata yang profesional, terintegrasi, dan memiliki daya saing,” jelas Capt. Awaluddin.
Pihak PT. Duta Musafir Travel juga menyambut baik kolaborasi tersebut, seraya menyatakan kesiapan penuh dalam menjalankan seluruh poin kesepakatan yang tertuang dalam PKS.
Langkah sinergis ini turut diapresiasi oleh para pelaku wisata dan masyarakat yang hadir dalam acara penandatanganan, karena dinilai sebagai upaya konkret mendorong percepatan pengembangan sektor pariwisata bahari di Tanjungpinang dan Kepulauan Riau secara keseluruhan.




Tinggalkan Balasan