Tanjungpinang – Banjir rob kembali menggenangi Jalan Rawasari Kilometer 5, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Kamis, 8 Januari 2026, siang.

Genangan terjadi akibat pasang air laut yang berlangsung sejak beberapa hari terakhir. Air laut menutup hampir seluruh badan jalan dan menghambat aktivitas warga.

Akses utama di kawasan tersebut sempat terganggu karena genangan air yang cukup tinggi sampai ke darat. Sejumlah kendaraan terpaksa berhenti dan tidak dapat melintas. Mobilitas warga yang sehari-hari menggunakan jalur Rawasari pun terganggu.

Air naik hingga menggenangi rumah warga. Foto: kevin/ulasfakta.co

Bhabinkamtibmas Kelurahan Kampung Bulang, Aipda Chandra YS, berjaga di lokasi untuk mengamankan aktivitas masyarakat. Petugas mengarahkan pengguna jalan agar menggunakan jalur alternatif yang tidak tergenang.

Ketua RT setempat, Nahok, mengatakan banjir rob kali ini lebih tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Ia telah tinggal di kawasan Rawasari selama sekitar 40 tahun.

“Biasanya banjir hanya sampai di depan jalan dan tidak masuk ke rumah. Tapi dalam beberapa hari terakhir, air naik hingga menggenangi rumah warga,” kata Nahok.

Menurut dia, banjir rob memang kerap terjadi saat air pasang, terutama menjelang lebaran. Namun kondisi kali ini dinilai lebih parah dari biasanya. Meski begitu, Nahok menyebut genangan mulai berangsur surut dibandingkan malam sebelumnya.

(kev)