Ulasfakta – Masyarakat Desa Mensanak, Kecamatan Katang Bidare, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau kembali merasakan kekecewaan akibat seringnya pemadaman listrik yang terjadi hampir setiap bulan tanpa solusi permanen.
PLN menyatakan pemadaman tersebut disebabkan oleh kerusakan mesin Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) yang belum mendapat perbaikan tuntas.
Kondisi ini bukan lagi dianggap sekadar gangguan rutin, melainkan cerminan buruknya pelayanan PLN yang mengabaikan kebutuhan dasar warga.
“Kami sangat kecewa! Tiap bulan listrik padam dengan alasan mesin rusak. Sampai kapan kami harus terus seperti ini?” ujar Hery, warga setempat, pada Sabtu, 10 Mei 2025.
Ironisnya, sementara desa-desa lain telah menikmati listrik yang stabil dan akses internet memadai, warga Mensanak masih harus menghadapi malam yang gelap gulita seperti era 1990-an. Selain lampu yang tidak menyala, perangkat elektronik dan koneksi internet juga tidak dapat digunakan.
“Kami sudah empat hari tanpa listrik dan internet. Ini bukan masalah kecil, tapi kegagalan pelayanan publik yang tidak bisa dibiarkan,” tambah Hery.
Ia menuntut agar PLN tidak hanya melakukan perbaikan sementara yang bersifat tambal sulam, tetapi segera mengganti mesin PLTD yang sudah usang.
“Selama mesin lama masih dipakai, penderitaan kami tidak akan pernah berakhir. Kami ingin solusi permanen, bukan janji-janji,” tegasnya.
Menanggapi keluhan tersebut, Kepala UPP PLN Dabo Singkep, Jhon Frengki Simatupang, mengakui ada kerusakan pada mesin PLTD di Desa Mensanak dan saat ini petugas sedang melakukan perbaikan.
“Kami sedang memperbaiki kerusakan mesin PLTD di lokasi. Kami harap malam ini sudah selesai,” kata Jhon.
Namun, pernyataan tersebut belum mampu meredakan kekecewaan warga yang sudah lama menanggung ketidakpastian pasokan listrik.




Tinggalkan Balasan