Tanjungpinang — DPRD Kota Tanjungpinang membahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Tahun Anggaran 2025 dalam rapat di ruang paripurna, dengan menyoroti capaian kinerja sekaligus mendorong visi BIMASAKTI sebagai arah pembangunan.

Rapat digelar di ruang paripurna Kantor DPRD Kota Tanjungpinang, Jalan Daeng Marewa No.2, Senggarang, Kecamatan Tanjungpinang Kota, Kepulauan Riau, Senin (6/4/2026).

Ketua Panitia Khusus (Pansus) LKPJ, Dasril, menyampaikan laporan akhir serta menyerahkan rekomendasi DPRD kepada Wakil Wali Kota Tanjungpinang di hadapan forum.

Ia mengatakan, pembahasan LKPJ dilakukan secara maraton oleh Pansus. Dari hasil tersebut, kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah tahun 2025 dinilai cukup baik, meski masih menyisakan sejumlah persoalan strategis.

“Berdasarkan pembahasan yang kami lakukan secara maraton, secara umum kinerja pemerintah daerah menunjukkan capaian yang menggembirakan. Namun, masih ada tantangan strategis yang perlu menjadi perhatian,” ujarnya.

Menurutnya, tujuh dari delapan indikator tujuan pembangunan daerah berada pada kategori sangat tinggi. Meski demikian, aspek pengelolaan keuangan masih menjadi sorotan.

“Optimalisasi PAD baru mencapai 73,46 persen, sementara belanja operasi masih mendominasi. Ini perlu menjadi perhatian ke depan,” jelasnya.

Selain itu, pelaksanaan urusan pemerintahan juga menunjukkan hasil yang beragam. Sektor pendidikan, kesehatan, komunikasi dan informatika, serta pangan dinilai berjalan baik.

“Namun, urusan tenaga kerja, perlindungan anak, lingkungan hidup, serta perikanan dan kelautan masih menghadapi kendala serius,” tambahnya.

Pansus berharap seluruh rekomendasi yang disampaikan dapat ditindaklanjuti secara serius oleh Pemerintah Kota dalam penyusunan kebijakan ke depan.

“Kami berharap rekomendasi ini menjadi bahan pertimbangan dalam perencanaan dan penganggaran ke depan,” katanya.

Di akhir, Dasril menegaskan pentingnya menjadikan visi pembangunan sebagai pijakan utama.

“Kami mengajak seluruh jajaran Pemerintah Kota untuk menjadikan Visi dan Misi BIMASAKTI sebagai roh dalam setiap program pembangunan. LKPJ ini bukan sekadar laporan, tetapi momentum evaluasi dan penyatuan langkah menuju Tanjungpinang BIMASAKTI,” tegasnya.