Ulasfakta – Setelah dua hari hilang di laut, Edi Iskandar (32), nelayan asal Desa Kelarik, Kecamatan Bunguran Utara, akhirnya ditemukan oleh tim SAR gabungan dalam kondisi tidak bernyawa, Rabu (4/6/2024).
Korban ditemukan sekitar pukul 11.25 WIB di perairan Pulau Semagu, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, oleh tim penyelam gabungan. Saat ditemukan, jasad Edi berada di kedalaman sekitar 15 meter. Proses evakuasi dilakukan menggunakan kapal Inka Mina Maritim 164 menuju Pelabuhan Kelarik.
Peristiwa ini bermula ketika Edi bersama rekannya, War, pergi melaut menggunakan pompong untuk menyelam mencari teripang. Dalam aktivitas menyelam, Edi sempat mengeluh kram pada tubuhnya. Tak lama kemudian, War menyadari korban menghilang dari permukaan dan tak berhasil menemukannya meski sempat melakukan pencarian sendiri di sekitar kapal.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Natuna, Abdul Rahman, membenarkan penemuan jenazah Edi dan menyampaikan penghargaan atas sinergi seluruh unsur SAR.
“Terima kasih atas partisipasi semua tim yang terlibat, baik dari unsur TNI, Polri, nelayan setempat, hingga masyarakat yang membantu selama operasi pencarian berlangsung,” ujarnya.
Abdul Rahman turut menyampaikan imbauan kepada masyarakat pesisir, terutama para nelayan, untuk selalu mengutamakan keselamatan dan memperhatikan kondisi fisik saat hendak melaut, termasuk menggunakan perlengkapan menyelam yang memadai.
“Kami harap tragedi seperti ini tidak terulang. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.
Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi dihentikan. Suasana duka menyelimuti warga Desa Kelarik, yang menyambut jenazah Edi dengan haru di pelabuhan setempat.



Tinggalkan Balasan