Tanjungpinang – Suasana penuh keakraban dan semangat kebersamaan mewarnai kegiatan olahraga futsal yang digelar pada Jumat (10/4/2026), saat Kapolresta Tanjungpinang, Indra Ranu Dikarta, turun langsung memimpin jajarannya bermain bersama mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus Kota Tanjungpinang.

Kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang olahraga, tetapi juga menjadi momentum mempererat hubungan antara kepolisian dan mahasiswa.

Dalam suasana santai namun penuh makna, Kapolresta bersama para mahasiswa tampak berbaur tanpa sekat, mencerminkan pendekatan humanis Polri di tengah masyarakat.

Diskusi hangat antara Kapolresta dan para mahasiswa. | Foto: Redaksi

Pentingnya Peran Seorang Ibu

Usai pertandingan futsal, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi hangat antara Kapolresta dan para mahasiswa. Dalam forum tersebut, Kombes Pol. Indra Ranu Dikarta menyampaikan pesan moral yang menyentuh, khususnya terkait pentingnya peran seorang ibu dalam kehidupan.

Ia menekankan bahwa di tengah kesibukan, ambisi, dan dinamika kehidupan, sosok ibu seringkali menjadi figur yang paling berjasa namun kerap terlupakan.

“Jangan pernah mengecewakan ibu kita, selagi beliau masih ada. Ridho dan doa seorang ibu adalah kunci dalam setiap langkah kehidupan. Ratu kanlah ibu dari segala-galanya yang ada di alam semesta ini,” ungkapnya dengan penuh ketulusan.

Pesan tersebut mendapat respons serius dari para mahasiswa yang hadir. Diskusi berlangsung interaktif, membahas nilai-nilai kehidupan, tanggung jawab moral generasi muda, hingga pentingnya menjaga hubungan keluarga di tengah tantangan zaman.

Kapolresta juga menegaskan bahwa membangun karakter generasi muda tidak hanya melalui penegakan hukum, tetapi juga melalui pendekatan nilai dan keteladanan.

“Mahasiswa bukan hanya agen perubahan secara intelektual, tetapi juga harus kuat secara moral dan emosional. Menghormati orang tua, terutama ibu, adalah fondasi dasar dalam membentuk pribadi yang baik,” tambahnya.

Sementara itu, perwakilan mahasiswa Cipayung Plus menyambut baik kegiatan tersebut. Mereka menilai interaksi langsung seperti ini membuka ruang dialog yang lebih luas dan membangun kedekatan emosional antara kepolisian dan mahasiswa.

“Ini bukan sekadar olahraga, tapi juga ruang refleksi. Apa yang disampaikan Kapolresta sangat menyentuh dan menjadi pengingat bagi kami semua,” ujar salah satu peserta.

Pertandingan futsal yang berlangsung dengan penuh sportivitas dan canda tawa itu pun ditutup dengan sesi foto bersama.

Kebersamaan yang terjalin tidak hanya memperkuat sinergi, tetapi juga meninggalkan pesan mendalam tentang pentingnya nilai keluarga, khususnya penghormatan kepada seorang ibu, sebagai fondasi kehidupan.