Tanjungpinang — Arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah di Kota Tanjungpinang hingga H+3 terpantau aman tanpa gangguan menonjol, aparat kini fokus mengantisipasi lonjakan arus balik dalam beberapa hari ke depan.

Kondisi tersebut ditegaskan Kapolresta Tanjungpinang, Indra Ranu Dikarta, saat meninjau posko pengamanan di Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF), Senin (23/03/2026).

“Sampai hari ini belum ada kejadian menonjol, semuanya berjalan aman dan terkendali. Kita harapkan kondisi ini tetap terjaga, termasuk saat arus balik,” ujarnya.

Pengamanan di Bandara RHF diperketat dengan pos penjagaan di area depan bandara yang melibatkan personel gabungan TNI, Polri, dan Basarnas. Petugas disiagakan untuk mengawasi pergerakan penumpang yang terus meningkat.

Kapolsek Bandara RHF, Florensia, menyebut pemantauan dilakukan secara intensif, terutama pada jam-jam sibuk keberangkatan dan kedatangan.

“Kami memantau secara berkala, khususnya saat penumpang naik dan turun pesawat untuk memastikan situasi tetap aman,” katanya.

Aktivitas penerbangan di Bandara RHF saat ini dilayani Batik Air dan Citilink dengan jadwal penuh dari pagi hingga malam. Tingkat keterisian penumpang disebut mencapai kapasitas maksimal, baik arus datang maupun berangkat.

Polisi memprediksi puncak arus balik akan terjadi pada 25 Maret 2026, seiring berakhirnya masa libur Lebaran.

Di tengah lonjakan mobilitas tersebut, aparat mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada selama perjalanan.

“Kami mengimbau penumpang menjaga kesehatan, berhati-hati, dan memastikan barang bawaan tidak tertinggal, terutama barang pribadi,” ujar Florensia.