Bintan — Polres Bintan mematangkan persiapan pelaksanaan Operasi Keselamatan Seligi 2026 dengan menggelar Latihan Pra Operasi (Latpraops) di Aula SAR Polres Bintan, Kamis (29/1/2026).

Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk menyamakan pola tindak dan kesiapan personel sebelum operasi digelar.

Latpraops tersebut dipimpin Wakapolres Bintan, Kompol Eri Sujati, dan diikuti oleh pejabat utama serta personel yang akan terlibat langsung dalam Operasi Keselamatan Seligi 2026.

Dalam arahannya, Eri menegaskan bahwa pelaksanaan operasi tahun ini mengedepankan pendekatan humanis. Ia menyampaikan, penindakan di lapangan tidak semata-mata dilakukan melalui penegakan hukum, tetapi juga melalui edukasi dan pendekatan persuasif kepada masyarakat.

“Operasi ini bertujuan menyamakan persepsi seluruh personel. Pelaksanaannya harus profesional, beretika, dan mengedepankan sikap humanis, sehingga masyarakat merasa nyaman namun tetap disiplin dalam berlalu lintas,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Operasi Keselamatan Seligi 2026 akan berlangsung selama 14 hari, terhitung mulai 2 hingga 15 Februari 2026. Operasi tersebut difokuskan pada upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas sekaligus meminimalisir pelanggaran di wilayah Kabupaten Bintan.

Untuk memastikan kesiapan personel di lapangan, Latpraops juga diisi dengan Tactical Floor Game (TFG). Melalui simulasi ini, petugas diberikan gambaran teknis terkait peran dan langkah yang harus diambil saat menghadapi berbagai situasi lalu lintas.

Menurutnya, pemahaman teknis yang baik akan membantu personel bertindak tepat, terukur, dan tidak ragu saat menjalankan tugas di lapangan.

Melalui persiapan tersebut, Polres Bintan berharap kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas dapat meningkat, sehingga keamanan, keselamatan, dan kelancaran lalu lintas di wilayah “Bumi Segantang Lada” dapat terjaga.

“Lengkapi surat-surat kendaraan, patuhi rambu lalu lintas, dan jadikan keselamatan sebagai kebutuhan bersama, bukan hanya karena adanya operasi,” tutupnya.