PADANG, ulasfakta.co — Bencana banjir besar yang melanda Kota Padang beberapa waktu lalu meninggalkan dampak serius bagi sektor pertanian. Meski genangan telah surut, ancaman baru justru muncul: kekeringan pada lahan pertanian akibat rusaknya jaringan irigasi di berbagai titik.
Dinas Pertanian Kota Padang mencatat, dari total 4.358 hektar lahan pertanian, lebih dari 50 persen kini berada dalam kondisi rawan kekeringan. Kerusakan saluran irigasi yang dihantam derasnya arus banjir membuat suplai air ke area persawahan terputus dan tidak stabil.
Kepala Dinas Pertanian Kota Padang, Yoice Yuliani, S.Pt., M.Si, mengatakan kerusakan irigasi ini menjadi persoalan mendesak yang harus segera ditangani untuk mencegah gagal tanam maupun gagal panen.
“Dari total 4.358 hektar lahan pertanian di Kota Padang, lebih dari separuhnya terdampak risiko kekeringan. Ini bukan hanya soal kerusakan fisik, tetapi juga mengancam keberlanjutan produksi pangan kita. Karena itu, penanganan cepat harus dilakukan,” ujar Yoice.
Langkah Cepat Dinas Pertanian
Yoice menjelaskan, Dinas Pertanian bersama OPD terkait telah menyiapkan beberapa langkah percepatan untuk memastikan ketersediaan air bagi petani:
- Pendataan dan perbaikan darurat irigasi yang rusak di titik-titik prioritas.
- Koordinasi dengan Dinas PUPR untuk percepatan rehabilitasi jaringan irigasi permanen.
- Pendampingan kelompok tani agar jadwal tanam dapat disesuaikan dengan kondisi lapangan pasca banjir.
Menurut Yoice, upaya ini dilakukan agar petani tetap dapat mengolah lahan tanpa harus menunda musim tanam yang sudah dekat.
“Kami bergerak cepat bersama OPD terkait. Fokus kami memastikan air tetap tersedia, baik dengan pompanisasi maupun perbaikan jaringan irigasi. Kami tidak ingin petani menunda tanam, karena ini akan berpengaruh pada pasokan pangan kota,” tegasnya.
Dengan berbagai langkah tersebut, Dinas Pertanian berharap kondisi pertanian di Kota Padang dapat pulih secara bertahap dan ketahanan pangan tetap terjaga di tengah ancaman kekeringan pasca banjir. (Arjuna)





Tinggalkan Balasan