Padang – Sebanyak 32 tim sepak bola dari berbagai kelurahan di Kota Padang bersaing memperebutkan gelar juara dalam Turnamen Sepak Bola Mini Kuranji Cup 2026. Memasuki hari kedua, Jumat (16/10/2026), persaingan semakin sengit, turnamen yang digelar di Mini Soccer FR Arena, Kelurahan Binuang Kampung Dalam, Kecamatan Pauh, tersebut memasuki babak delapan besar.
Turnamen yang berlangsung pada 15–17 Oktober 2026 ini tidak sekadar menjadi ajang perebutan gelar juara. Kompetisi kategori usia bebas tersebut juga menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat, mengembangkan kemampuan sepak bola, sekaligus mempererat silaturahmi antarkampung di Kota Padang.
Dengan menerapkan sistem gugur, setiap pertandingan menjadi penentu langkah tim menuju babak semifinal hingga partai final yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (17/10/2026).
Pelaksana teknis kegiatan, Dasrul, mengatakan antusiasme peserta dalam mengikuti Kuranji Cup 2026 cukup tinggi. Para pemain menunjukkan semangat bertanding dan menjadikan turnamen ini sebagai kesempatan untuk membawa nama kampung serta komunitas masing-masing.
Menurutnya, kegiatan olahraga di tingkat kelurahan memiliki peran penting dalam memberikan ruang bagi generasi muda untuk melakukan aktivitas positif, membangun sportivitas, dan memperkuat kebersamaan di lingkungan masyarakat.
“Turnamen ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan hobi dan bakat. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi aktivitas positif sekaligus membantu mengantisipasi kenakalan remaja di lingkungan masyarakat,” ujar Dasrul.
Dasrul menjelaskan, penyelenggaraan Kuranji Cup 2026 berawal dari aspirasi masyarakat, khususnya kalangan generasi muda, yang disampaikan kepada anggota DPRD Kota Padang, Wahyu Hidayat.
Aspirasi tersebut kemudian diakomodasi melalui program pokok-pokok pikiran (pokir) anggota dewan dan direalisasikan melalui kerja sama dengan KONI Kota Padang.
Kolaborasi tersebut menjadi salah satu upaya menghadirkan kegiatan olahraga yang menjangkau masyarakat hingga tingkat kampung dan kelurahan.
Ketua KONI Kota Padang sebelumnya juga telah membuka turnamen tersebut. Dukungan terhadap kegiatan ini diharapkan dapat mendorong tumbuhnya minat masyarakat terhadap olahraga, khususnya sepak bola, sekaligus memperluas kesempatan bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi mereka.
Dasrul berharap turnamen serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan dukungan Pemerintah Kota Padang dan berbagai pihak terkait.
Menurutnya, kompetisi sepak bola tingkat kelurahan tidak hanya memberikan pengalaman bertanding, tetapi juga menanamkan nilai disiplin, kerja sama tim, tanggung jawab, dan sportivitas.
Persaingan Kuranji Cup 2026 semakin menarik karena panitia menyiapkan total hadiah sebesar Rp23 juta bagi para pemenang.
Hadiah tersebut diperuntukkan bagi juara I, II, dan III. Panitia juga menyediakan penghargaan individu bagi pemain terbaik dan pencetak gol terbanyak atau top skor.
Babak semifinal dan final dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (17/10/2026). Partai final direncanakan digelar pada malam hari untuk menentukan tim yang berhak membawa pulang gelar juara Kuranji Cup 2026.
Dengan delapan tim yang telah mencapai fase perempat final, setiap pertandingan menjadi kesempatan penting untuk melangkah lebih dekat menuju podium juara.
Lebih dari sekadar kompetisi, Kuranji Cup 2026 diharapkan menjadi momentum memperkuat persaudaraan antarkelurahan dan mendorong generasi muda mengisi waktu dengan kegiatan yang produktif.
Kehadiran 32 tim dalam turnamen ini sekaligus menunjukkan besarnya potensi olahraga di tengah masyarakat. Dengan dukungan berbagai pihak, kegiatan olahraga berbasis komunitas diharapkan terus berkembang dan menjadi bagian dari upaya membangun generasi muda Kota Padang yang aktif, berprestasi, serta menjunjung tinggi sportivitas. (Amryan)




Tinggalkan Balasan