Bintan – Perairan Lagoi Bay dipadati ratusan perahu jong dalam Festival Jong Race 2026. Event budaya ini bukan hanya jadi tontonan, tapi juga magnet bagi peserta hingga wisatawan mancanegara.
Kegiatan tersebut berlangsung di kawasan wisata Lagoi Bay, Bintan Resorts, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, Sabtu (4/4/2026) pagi.
Sebanyak 691 unit perahu jong ambil bagian dalam perlombaan. Tercatat 45 komunitas jong dari seluruh Kepulauan Riau ikut meramaikan, ditambah partisipasi wisatawan dari Singapura dan Malaysia.
Wakil Bupati Bintan Deby Maryanti yang membuka langsung kegiatan ini menegaskan, festival jong menjadi upaya konkret menjaga budaya Melayu pesisir agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.
“Alhamdulillah, ini salah satu event pelestarian budaya Melayu pesisir Bintan sekaligus menjadi daya tarik bagi wisatawan, baik dalam negeri maupun mancanegara,” ujarnya.

Menurutnya, tradisi permainan jong harus terus dijaga agar tidak tergerus zaman.
“Harapannya budaya ini tetap eksis dan terus diminati,” katanya.
Deby juga menekankan, event ini diharapkan mampu memberi dampak langsung terhadap sektor pariwisata dan ekonomi daerah.
“Tidak hanya dilestarikan, tapi juga bisa meningkatkan PAD dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Disbudpar Bintan Arief Sumarsono menyebut festival ini telah menjadi agenda tahunan dan masuk dalam Karisma Event Nasional (KEN) 2026.
“Pengunjung tidak hanya menonton, tapi juga bisa belajar langsung mulai dari pembuatan hingga memainkan perahu jong,” jelasnya.
Selain lomba, pengunjung juga disuguhkan kuliner khas Melayu, jajanan kekinian, hingga permainan tradisional seperti congklak, gasing, dan egrang.




Tinggalkan Balasan