Padang – Komitmen membangun generasi muda yang disiplin, berkarakter, dan memiliki jiwa kepemimpinan menjadi sorotan dalam upacara Pengukuhan Taruna dan Taruni SMA Praja Nusantara Sumatera Barat. Kegiatan yang berlangsung di Hotel Santika Padang, Kamis (15/10/2026), turut dihadiri Komandan Lanud Sutan Sjahrir, Kolonel Pnb. Anggit Budi Wibowo, S.A.P.

Kehadiran Danlanud Sutan Sjahrir dalam kegiatan tersebut mencerminkan pentingnya dukungan lintas institusi dalam membentuk generasi muda yang memiliki wawasan kebangsaan, kedisiplinan, serta kesiapan menghadapi tantangan masa depan.

Pengukuhan kali ini diikuti sebanyak 304 Taruna dan Taruni yang terdiri atas 149 Muda Praja, 78 Madya Praja, dan 77 Nindya Praja. Prosesi ditandai dengan pemasangan tanda pangkat sebagai simbol kenaikan jenjang pembinaan, tanggung jawab, dan perjalanan pendidikan para siswa.

Upacara berlangsung khidmat dengan dihadiri unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, jajaran pendidikan, orang tua, serta mitra sekolah dari berbagai daerah.

Rangkaian acara diawali dengan parade Peraturan Baris Berbaris (PBB), tarian selamat datang, pengucapan janji Taruna dan Taruni, hingga pemasangan tanda pangkat. Kegiatan ditutup dengan yel-yel gabungan empat matra yang menambah semangat para peserta.

Kehadiran Kolonel Pnb. Anggit Budi Wibowo bersama unsur TNI dan Polri lainnya menjadi bagian penting dalam momentum pengukuhan tersebut. Sinergi lintas institusi diharapkan dapat memperluas wawasan generasi muda mengenai kedisiplinan, kepemimpinan, tanggung jawab, dan semangat pengabdian kepada bangsa.

Dalam pendidikan, nilai-nilai tersebut tidak cukup dibangun melalui latihan fisik semata. Pembentukan karakter juga memerlukan keteladanan, kemampuan mengendalikan diri, integritas, serta sikap saling menghormati dalam kehidupan bermasyarakat.

SMA Praja Nusantara Sumatera Barat menerapkan pembinaan melalui sejumlah tahapan, di antaranya Pendidikan dan Latihan Dasar Kedisiplinan dan Kepemimpinan Siswa (PLDKS) di SPN Polda Sumbar serta Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang melibatkan unsur TNI Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara.

Keterlibatan berbagai unsur tersebut memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengenal kedisiplinan, kerja sama, kepemimpinan, dan wawasan kebangsaan dalam lingkungan pendidikan.

Dalam kesempatan yang sama, Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol. Drs. Jawari, S.H., M.H., menyampaikan pesan kepada para Taruna dan Taruni agar mempersiapkan diri secara sungguh-sungguh apabila bercita-cita melanjutkan pendidikan ke akademi kedinasan, termasuk Akademi Kepolisian dan Akademi Militer.

Jawari menegaskan pentingnya keseimbangan tiga kecerdasan, yakni intelektual, emosional, dan spiritual, sebagai fondasi dalam membentuk calon pemimpin masa depan.

Kecerdasan intelektual membantu seseorang berpikir kritis dan mengambil keputusan, kecerdasan emosional mendukung kemampuan mengendalikan diri serta membangun hubungan dengan orang lain, sedangkan kecerdasan spiritual menjadi landasan moral dalam menjalankan tanggung jawab.

Pesan tersebut sejalan dengan pentingnya pembinaan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik dan fisik, tetapi juga memiliki etika, empati, serta integritas.

Kepala SMA Praja Nusantara Sumatera Barat, Yogi Gautama, dalam laporannya menyampaikan bahwa pengukuhan tahun ini merupakan bagian dari perjalanan pendidikan dan pembinaan Taruna-Taruni di sekolah tersebut.

Sementara itu, pendiri SMA Praja Nusantara Sumatera Barat, H. Defi Endri, mengapresiasi dukungan berbagai pihak terhadap pengembangan pendidikan dan pembinaan kepemimpinan siswa.

Ia juga menyampaikan kebanggaan atas prestasi sekolah yang berhasil meraih predikat juara umum dalam lomba PBB yang diselenggarakan Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol dalam rangka peringatan HUT ke-81 TNI dengan memperebutkan Piala Panglima TNI.

Prestasi tersebut menjadi salah satu hasil dari latihan, kekompakan, dan kedisiplinan para siswa. Namun, lebih dari sekadar kemenangan, pengalaman itu diharapkan membangun sportivitas, rasa percaya diri, dan kemampuan bekerja dalam tim.

Upacara pengukuhan turut dihadiri perwakilan Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol, Kolonel Inf. Ade Hasan; perwakilan Gubernur Sumatera Barat, Ir. Nizam Ul Muluk, M.Si.; perwakilan Kodaeral II, Kolonel Mar. Muhammad Arifin; perwakilan Danrem 032/Wbr, Kolonel Inf. Risa Wilsi, S.H., M.H.; Dandim 0308 Padang Pariaman Letkol Nurman Setiaji; serta Kepala SPN Polda Sumbar Kombes Pol. Erwin Suwondo.

Hadir pula sejumlah unsur pemerintah daerah, jajaran pendidikan, mitra sekolah, para orang tua, serta undangan lainnya.

Melalui kegiatan ini, dukungan lintas institusi diharapkan terus memperkuat pembinaan generasi muda Sumatera Barat agar tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, berintegritas, berwawasan kebangsaan, dan mampu berkontribusi bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

SMA Praja Nusantara Sumatera Barat juga telah membuka penerimaan peserta didik baru pada Oktober 2026 dengan kuota yang diinformasikan pihak sekolah sebanyak 100 orang. Calon peserta didik dan orang tua diharapkan memperoleh informasi resmi mengenai persyaratan dan tahapan penerimaan langsung dari pihak sekolah. (Amryan)