Padang – Barisan Muda Rico Alviano (BARA) Sumatera Barat mulai memperkuat peran generasi muda melalui pembentukan organisasi yang berorientasi pada pengembangan keterampilan, pengalaman berorganisasi, serta keterlibatan dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan.

Langkah awal tersebut ditandai dengan pelantikan 28 pengurus Dewan Pengurus Wilayah (DPW) BARA Sumbar di Axana Hotel Padang, Kamis (29/10/2026). Organisasi ini dibentuk sebagai wadah bagi anak muda untuk mengembangkan potensi diri sekaligus memperluas kesempatan belajar melalui berbagai kegiatan.

Ketua Harian DPW BARA Sumbar, Rayno Oktafiary, mengatakan kehadiran BARA diharapkan dapat menjawab kebutuhan generasi muda terhadap ruang pengembangan diri yang lebih terarah.

Menurutnya, banyak anak muda masih mencari kesempatan untuk mengenali potensi, meningkatkan kemampuan, dan memperoleh pengalaman yang berguna bagi masa depan. Karena itu, BARA ingin menghadirkan wadah yang memungkinkan mereka belajar sekaligus terlibat langsung dalam kegiatan organisasi dan kemasyarakatan.

“Tujuannya tentu untuk merangkul anak-anak muda dan melatih keterampilan mereka. Kami ingin memberikan ruang agar mereka bisa mengembangkan kemampuan serta memahami kegiatan legislatif,” ujar Rayno.

Rico Alviano, S.T., anggota DPR RI, tercantum sebagai dewan pembina BARA Sumbar. Melalui organisasi ini, para pengurus diharapkan dapat memperoleh kesempatan untuk meningkatkan kapasitas diri melalui berbagai kegiatan yang terencana.

Rayno menjelaskan, anggota BARA nantinya akan dilibatkan dalam sejumlah kegiatan Rico Alviano, termasuk kunjungan daerah pemilihan (kundapil), reses, sosialisasi, dan agenda lainnya.

Keterlibatan tersebut diharapkan memberikan pengalaman praktis kepada anggota, terutama dalam bidang komunikasi, pengisian acara, kegiatan protokoler, serta pengelolaan kegiatan organisasi.

Selain memperoleh pengalaman lapangan, anggota juga berpeluang mengikuti pelatihan yang difasilitasi melalui kegiatan bersama dewan pembina.

Dengan demikian, BARA tidak hanya diarahkan sebagai wadah berkumpulnya anak muda, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran untuk membangun keterampilan, kedisiplinan, dan kemampuan bekerja sama.

Di luar keterlibatan dalam kegiatan legislatif, BARA Sumbar juga menyiapkan program mandiri yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.

Rayno menyebutkan, program tersebut mencakup kegiatan sosial, keagamaan, dan kemasyarakatan. Melalui berbagai kegiatan itu, anggota diharapkan dapat berpartisipasi aktif sekaligus membangun kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Menurutnya, keberhasilan organisasi tidak cukup diukur dari terbentuknya kepengurusan atau pelaksanaan pelantikan. Hal yang lebih penting adalah keberlanjutan program dan manfaat nyata yang dapat dirasakan oleh anggota maupun masyarakat.

“Kami berharap organisasi ini benar-benar berdampak bagi anak-anak muda. Mereka tidak hanya dilantik, tetapi juga mendapatkan fasilitas, kesempatan belajar, dan pengalaman. Harapannya, organisasi ini bisa mengakar sampai ke bawah dan memberikan dampak bagi masyarakat,” katanya.

Berdasarkan susunan pengurus yang tercantum pada spanduk pelantikan, Randes Madiko dipercaya sebagai Ketua Umum DPW BARA Sumbar, didampingi Rayno Oktafiary sebagai Ketua Harian. Sementara itu, Sherly Maulani menjabat Bendahara Umum dan Nadila Stevenia sebagai Sekretaris Umum.

Pelantikan 28 pengurus tersebut menjadi langkah awal bagi BARA untuk membangun organisasi di Sumatera Barat. Ke depan, pengembangan kepengurusan hingga tingkat bawah diharapkan dapat memperluas jangkauan organisasi dan membuka kesempatan lebih besar bagi generasi muda untuk terlibat.

Bagi BARA Sumbar, tantangan selanjutnya adalah memastikan semangat yang dibangun saat pelantikan dapat diwujudkan melalui program yang konsisten, kegiatan yang bermanfaat, dan keterlibatan nyata di tengah masyarakat.

Dengan fokus pada pengembangan keterampilan, pengalaman organisasi, serta kegiatan sosial dan kemasyarakatan, BARA Sumbar diharapkan menjadi salah satu ruang bagi generasi muda untuk belajar, berkembang, dan mengambil bagian dalam kehidupan masyarakat. (Amryan)