Tanjungpinang – Seekor ular sanca ditemukan di area permukiman warga dan sempat menimbulkan keresahan setelah terlihat berada di atas pohon di samping rumah.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Brigjen Katamso, Gang Resak, Kecamatan Bukit Bestari, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Kamis (16/4/2026).

Kemunculan ular tersebut pertama kali dilaporkan ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Tanjungpinang setelah warga merasa terganggu dengan keberadaannya di lingkungan permukiman.

Kepala Seksi Pemadam Kebakaran, Penyelamatan dan Sarana Prasarana DPKP Kota Tanjungpinang, Derry Ambary, mengatakan pihaknya langsung merespons laporan yang diterima.

“Setelah menerima laporan sekitar pukul 11.15 WIB, anggota piket langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan evakuasi agar tidak membahayakan warga,” ujarnya.

Regu 1 Mako Suka Berenang tiba di lokasi sekitar pukul 11.20 WIB dan langsung melakukan penanganan terhadap ular yang berada di atas pohon di samping rumah warga.

Proses evakuasi dilakukan menggunakan alat khusus berupa snake grab untuk menjepit tubuh ular sebelum dimasukkan ke dalam karung.

“Evakuasi dilakukan dengan peralatan yang ada agar proses berjalan aman, baik bagi petugas maupun masyarakat,” kata Derry.

Sekitar pukul 11.55 WIB, proses evakuasi berhasil diselesaikan tanpa kendala. Tidak ada korban jiwa maupun kerugian materi dalam kejadian tersebut.

Keberadaan ular sanca tersebut sebelumnya mengganggu kenyamanan warga karena berada di area permukiman.

Setelah berhasil diamankan, petugas juga melakukan pendataan dan dokumentasi di lokasi sebagai bagian dari prosedur penanganan.

DPKP Kota Tanjungpinang mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap kemunculan hewan liar di lingkungan permukiman serta segera melapor apabila menemukan kondisi serupa.