Padang – Sebanyak 663 kafilah dari 11 kecamatan di Kota Padang bersaing memperebutkan prestasi terbaik dalam Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-42 tingkat Kota Padang. Tak sekadar mengejar gelar juara, ajang ini juga menjadi momentum memperkuat syiar Islam dan melahirkan generasi muda yang mencintai Alquran.
MTQ ke-42 tersebut resmi dibuka Wali Kota Padang Fadly Amran bersama Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir di Lapangan Upacara Balai Kota Padang, Sabtu (10/10/2026) malam. Kegiatan berlangsung hingga 14 Oktober 2026.
Antusiasme peserta dan masyarakat mewarnai pembukaan yang berlangsung meriah. Defile kafilah dari 11 kecamatan, penampilan Marching Band Gita Pamong Praja Satpol PP Kota Padang, serta tari kolosal yang melibatkan ratusan pelajar tingkat SMP menjadi bagian dari rangkaian acara.
Ketua Pelaksana MTQ ke-42 tingkat Kota Padang, Raju Minropa, menyampaikan bahwa perlombaan tahun ini mempertandingkan 13 cabang dengan lokasi pelaksanaan tersebar di 16 venue di wilayah Kecamatan Koto Tangah.
Para peserta akan memperebutkan hadiah dengan total nilai Rp599 juta. Selain penghargaan bagi para pemenang, kecamatan yang berhasil meraih predikat juara umum juga berkesempatan membawa pulang piala bergilir.
Sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Barat Abrar Munanda, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang Yasril, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Zulfahmi, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Sri Hayati Maigus Nasir, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), serta tokoh organisasi keagamaan turut menghadiri pembukaan tersebut.
Wali Kota Padang Fadly Amran mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan penyelenggaraan MTQ ke-42. Ia menilai kegiatan tersebut memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai Alquran sekaligus membentuk karakter generasi muda yang religius dan berakhlak mulia.
Menurutnya, MTQ tidak semestinya hanya dipandang sebagai kompetisi untuk meraih gelar juara. Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan mampu mendorong masyarakat semakin dekat dengan Alquran serta mengamalkan ajarannya dalam kehidupan sehari-hari.
Senada dengan itu, Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, yang juga menjabat Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Padang, menekankan pentingnya pembinaan Alquran secara berkelanjutan.
Ia menyebut penguatan pembinaan tersebut sejalan dengan upaya mendukung program unggulan Smart Surau. Melalui program ini, diharapkan tumbuh generasi yang tidak hanya memiliki kemampuan membaca dan memahami Alquran, tetapi juga mempunyai fondasi keagamaan dan akhlak yang kuat.
MTQ ke-42 tingkat Kota Padang juga menjadi bagian dari persiapan menghadapi MTQ tingkat Provinsi Sumatera Barat pada 2027 mendatang.
Kompetisi ini diharapkan menjadi sarana untuk menjaring kafilah terbaik yang nantinya mampu mewakili Kota Padang dan bersaing di tingkat provinsi.
Dengan keterlibatan 663 peserta dari 11 kecamatan, penyelenggaraan MTQ ke-42 diharapkan tidak berhenti pada kemeriahan perlombaan dan perebutan hadiah. Ajang ini juga menjadi ruang pembinaan untuk melahirkan generasi Qurani sekaligus memperkuat kehidupan keagamaan di Kota Padang. (Amryan)




Tinggalkan Balasan