Tanjungpinang – Amarah warga atas pemadaman listrik berkepanjangan di Tanjungpinang dan Bintan memuncak. Puluhan warga mendatangi Kantor Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN di Jalan Bakar Batu, Tanjungpinang, Selasa (13/10/2026) malam, untuk menuntut penjelasan resmi sekaligus mendesak pemulihan pasokan listrik.

Dalam aksi tersebut, warga mempertanyakan penyebab gangguan kelistrikan yang berdampak pada aktivitas sehari-hari. Mereka juga meminta PLN menyampaikan informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan mengenai kondisi kelistrikan serta kepastian pemulihan pasokan listrik.

Salah seorang warga Tanjungpinang, Aritonga, mempertanyakan informasi yang disampaikan terkait gangguan listrik tersebut.

“Kalau tak akurat, gak usah share-share,” ujarnya.

Perwakilan warga turut meminta audiensi dengan pihak PLN agar persoalan pemadaman mendapat penjelasan secara langsung. Mereka mendesak pasokan listrik segera dipulihkan sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.

“Kami meminta agar lampu segera dihidupkan,” demikian tuntutan warga dalam aksi tersebut.

Menanggapi massa aksi, Heru selaku Tim Leader K3 ULP PLN Tanjungpinang menjelaskan bahwa pasokan listrik saat ini diberlakukan secara bergilir.

“Enam jam sekali lampu kita hidup dan matikan,” ungkap Heru kepada warga.

Penjelasan tersebut memunculkan pertanyaan lanjutan dari masyarakat mengenai penyebab pasokan listrik belum kembali normal di seluruh wilayah terdampak.

Warga juga mempertanyakan informasi yang beredar di media sosial mengenai gangguan pada gardu induk. Mereka berharap PLN memberikan penjelasan terbuka mengenai penyebab gangguan, kondisi sistem kelistrikan, serta langkah yang dilakukan untuk memulihkan pasokan listrik.

PLN UP3 Tanjungpinang sebelumnya telah menyampaikan bahwa upaya pemulihan pasokan listrik di sejumlah wilayah Pulau Bintan dan sekitarnya dilakukan secara bertahap.

Dalam rilis tertanggal 12 Oktober 2026, Manager PLN UP3 Tanjungpinang, Rully Agus Widanarto, mengatakan petugas terus berupaya menormalkan pasokan listrik dengan mengutamakan keselamatan petugas dan keamanan sistem kelistrikan.

PLN juga menyatakan pemantauan dan koordinasi terus dilakukan untuk mempercepat pemulihan pasokan listrik di seluruh wilayah terdampak.

“PLN akan terus menyampaikan perkembangan penanganan gangguan berdasarkan kondisi di lapangan dan informasi yang telah terverifikasi,” demikian keterangan resmi PLN UP3 Tanjungpinang.

Di tengah gangguan yang dikeluhkan warga, masyarakat berharap pemulihan listrik segera dituntaskan. Mereka juga meminta PLN memberikan informasi berkala yang jelas mengenai perkembangan penanganan gangguan, mengingat listrik merupakan kebutuhan penting untuk menunjang aktivitas rumah tangga, pekerjaan, pendidikan, hingga kegiatan usaha.

(Kev)