Padang – Sektor pertanian dinilai memiliki peluang besar untuk menjadi pilihan lapangan pekerjaan bagi generasi muda di Kota Padang, terutama bagi mereka yang tidak berminat menekuni pekerjaan di sektor perkantoran.

Kepala Dinas Pertanian Kota Padang, Yoice Yuliani, mengatakan perkembangan teknologi pertanian membuat usaha di bidang tersebut kini tidak lagi selalu membutuhkan lahan yang luas.

“Anak muda yang memang tidak berminat bekerja di perkantoran tentunya bisa terjun ke dunia pertanian. Apalagi sekarang pertanian tidak hanya membutuhkan lahan yang luas, tetapi dengan lahan terbatas pun bisa dilakukan,” katanya.

Menurutnya, keterbatasan lahan di perkotaan bukan alasan untuk mengesampingkan sektor pertanian. Berbagai metode dapat diterapkan, seperti hidroponik maupun pemanfaatan lahan pekarangan rumah untuk menghasilkan komoditas pertanian.

Selain memenuhi kebutuhan rumah tangga, hasil produksi tersebut juga dapat dikembangkan menjadi usaha yang berorientasi pasar. Dengan demikian, kegiatan pertanian di lahan terbatas berpotensi menjadi sumber pendapatan sekaligus kegiatan produktif bagi generasi muda.

“Pertanian bisa dikembangkan dengan memanfaatkan teknologi dan lahan yang ada. Yang penting bagaimana hasil produksinya dapat memenuhi kebutuhan masyarakat dan memiliki nilai ekonomi,” ujarnya.

Peluang tersebut, lanjut Yoice, semakin terbuka seiring meningkatnya kebutuhan bahan pangan untuk mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Padang.

Dinas Pertanian Kota Padang mencatat saat ini terdapat 72 dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang membutuhkan pasokan bahan pangan untuk diolah menjadi makanan.

Kebutuhan tersebut dinilai dapat menjadi pasar potensial bagi petani, termasuk petani milenial dan kelompok tani di Kota Padang.

“Program ini tentunya membutuhkan bahan pangan sebagai bahan baku yang akan diolah di dapur-dapur SPPG. Kondisi tersebut dapat menjadi peluang bagi petani, termasuk petani milenial dan kelompok tani, untuk mengembangkan usahanya sekaligus memasok kebutuhan bahan pangan ke dapur SPPG,” kata Yoice.

Ia berharap generasi muda tidak hanya melihat pertanian sebagai pekerjaan tradisional, tetapi mulai memandangnya sebagai peluang usaha yang dapat dikembangkan dengan dukungan teknologi.

Menurutnya, keterlibatan generasi muda dalam sektor pertanian juga penting untuk memperkuat ketersediaan pangan sekaligus membuka sumber-sumber ekonomi baru di Kota Padang.

Dengan pemanfaatan teknologi, lahan terbatas dan kebutuhan pasar yang terus berkembang, sektor pertanian di perkotaan dinilai tetap memiliki ruang bagi generasi muda untuk tumbuh dan mengembangkan usaha secara berkelanjutan.