Padang – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan MAN 2 Padang. Madrasah tersebut berhasil meraih Penghargaan Sekolah Adiwiyata Provinsi Tahun 2026 dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.
Capaian itu semakin istimewa karena MAN 2 Padang tercatat sebagai satu-satunya madrasah di Sumatera Barat yang berhasil meraih penghargaan Adiwiyata tingkat provinsi tahun ini.
Piagam penghargaan diserahkan langsung Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi kepada Kepala MAN 2 Padang, Ahmad Asdi, dalam upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila sekaligus HUT ke-81 Provinsi Sumatera Barat di Istana Gubernur, Kamis (1/10/2026).
Ahmad Asdi mengatakan penghargaan tersebut merupakan buah dari kerja keras dan kebersamaan seluruh keluarga besar MAN 2 Padang. Persiapan untuk mengikuti program Adiwiyata bahkan telah dilakukan sejak Agustus 2025.
“Alhamdulillah, hari ini MAN 2 Padang menerima penghargaan Adiwiyata tingkat provinsi. Penghargaan ini tidak diperoleh secara instan, tetapi telah kami persiapkan sejak Agustus 2025,” kata Ahmad Asdi.
Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari keterlibatan aktif guru, pegawai, dan siswa dalam membangun budaya peduli lingkungan di madrasah.
Proses penilaian Adiwiyata mencakup 26 indikator. Seluruh indikator tersebut diarahkan untuk menciptakan lingkungan madrasah yang bersih, nyaman, sehat, sekaligus mendukung proses pembelajaran.
“Ini semua berkat kerja keras keluarga besar MAN 2 Padang. Kebersamaan menjadi modal utama untuk menjadikan madrasah sebagai madrasah Adiwiyata,” ujarnya.
Ahmad Asdi menegaskan, siswa menjadi salah satu kekuatan utama dalam pencapaian penghargaan tersebut. Lebih dari 320 siswa tergabung dalam tim Adiwiyata dan terlibat dalam berbagai kegiatan serta program peduli lingkungan di madrasah.
“Peran siswa luar biasa. Selain siswa, bapak dan ibu guru serta seluruh pegawai MAN 2 Padang juga memberikan kontribusi yang sangat besar,” katanya.
Keterlibatan tersebut menunjukkan bahwa program Adiwiyata tidak hanya berorientasi pada penghargaan, tetapi juga menjadi bagian dari pembentukan budaya dan karakter warga madrasah agar memiliki kepedulian terhadap lingkungan.
Meski telah mengukir prestasi di tingkat provinsi, MAN 2 Padang tidak ingin berhenti pada pencapaian tersebut.
Ahmad Asdi mengatakan pihaknya akan terus melakukan pembenahan dan meningkatkan berbagai program lingkungan sebagai persiapan untuk melangkah ke tingkat nasional.
“Kami tetap berkomitmen, perjuangan tidak sampai di sini. Insya Allah akan kami lanjutkan ke tingkat nasional,” ujarnya.
Penghargaan Adiwiyata Provinsi 2026 menjadi bukti bahwa upaya membangun madrasah yang bersih, nyaman, dan berwawasan lingkungan dapat diwujudkan melalui kolaborasi seluruh warga madrasah.
Kini, MAN 2 Padang membawa semangat baru untuk melanjutkan capaian tersebut ke level yang lebih tinggi: Adiwiyata tingkat nasional. (Amryan)




Tinggalkan Balasan