Tanjungpinang – Isu dugaan pemberian satu unit mobil Toyota Fortuner terbaru yang dikaitkan dengan jabatan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tanjungpinang, Rusli, mulai menjadi sorotan publik.

Polemik tersebut mencuat setelah akun Info Tanjungpinang yang dikelola Putra Setyara Silaholan mengunggah sebuah gambar bernada sindiran yang menyebut Rusli telah menyiapkan satu unit mobil Toyota Fortuner terbaru dengan syarat dirinya tetap aman menduduki kursi Kadis PUPR.

Dalam unggahan tersebut tertulis, “Rusli udah siapkan satu mobil Fortun3r terbaru asal dirinya tetap Aman jadi Kadis PU.”

Unggahan itu langsung memancing beragam reaksi warganet. Sebagian mempertanyakan kebenaran informasi tersebut, sementara lainnya melontarkan sindiran hingga tudingan yang mengarah pada dugaan penyimpangan proyek pemerintah.

Bahkan, terdapat komentar warganet yang menyinggung dugaan setoran proyek sebesar 10 persen serta meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turun tangan. Namun, seluruh pernyataan tersebut masih berupa komentar di media sosial dan belum disertai bukti yang dapat memastikan adanya praktik penyimpangan.

Di tengah berkembangnya polemik tersebut, perhatian kini tertuju pada Rusli sebagai pejabat yang namanya disebut secara langsung dalam unggahan tersebut.

Rusli Bungkam, Tetap Bertahan atau Akan Pindah?

Redaksi Ulasfakta.co telah berupaya meminta konfirmasi kepada Kepala Dinas PUPR Kota Tanjungpinang, Rusli, untuk memperoleh penjelasan mengenai isu dugaan mobil Toyota Fortuner tersebut.

Namun, hingga berita ini diterbitkan, Rusli belum memberikan tanggapan atas konfirmasi redaksi.

Sikap tersebut menyisakan sejumlah pertanyaan yang membutuhkan penjelasan langsung dari yang bersangkutan.

Apakah benar terdapat rencana pemberian mobil Toyota Fortuner sebagaimana yang ramai diperbincangkan? Apakah isu tersebut berkaitan dengan upaya mempertahankan jabatan, atau sekadar narasi yang tidak memiliki dasar?

Selain itu, publik juga mempertanyakan bagaimana kelanjutan posisi Rusli di lingkungan Pemerintah Kota Tanjungpinang. Apakah Rusli akan tetap menjabat sebagai Kadis PUPR atau justru akan mengalami pergeseran dan dipindahkan ke posisi lain?

Pertanyaan-pertanyaan tersebut penting dijawab agar polemik yang berkembang tidak terus menjadi bola liar di tengah masyarakat.

Lis Darmansyah: Jangan Mudah Terprovokasi

Sebelumnya, Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh berita bohong maupun isu liar yang beredar di media sosial.

Pernyataan tersebut disampaikan Lis saat menanggapi serangan sejumlah akun anonim yang menyasar jajaran pejabat Pemerintah Kota Tanjungpinang, Rabu (28/10/2026).

Terkait isu yang menyeret nama Rusli, Lis meminta masyarakat lebih bijak dalam memilah informasi dan tidak langsung mempercayai narasi yang belum jelas kebenarannya.

“ Saya rasa tidak perlu kami tanggapi akun-akun anonim seperti itu, kita lihat saja nanti benar apa tidaknya,” tegas Lis.

Meski demikian, isu yang telah menjadi konsumsi publik tersebut tetap membutuhkan penjelasan terbuka dari pihak-pihak yang disebut.

Sebab, transparansi dan akuntabilitas merupakan bagian penting dari tanggung jawab pejabat publik, terlebih ketika informasi yang beredar menyangkut dugaan pemberian fasilitas mewah dan keberlangsungan jabatan di lingkungan pemerintahan.

Ulasfakta.co membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi Rusli maupun pihak Pemerintah Kota Tanjungpinang untuk memberikan penjelasan atas polemik tersebut.