Bintan — Setelah enam hari dilaporkan hilang akibat terjatuh ke laut, jasad Dinar, anak buah kapal (ABK) KM Kawal Jaya 9, ditemukan mengapung di perairan belakang Pulau Nikoi, Kelurahan Kawal, Kecamatan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan, Kamis (5/11/2026) pagi.
Kapolsek Gunung Kijang Iptu Rabul Yamin membenarkan penemuan tersebut. Informasi awal diterima Piket Pelayanan SPK II Polsek Gunung Kijang dari seorang nelayan bernama Azwan sekitar pukul 06.00 WIB.
Menindaklanjuti laporan itu, Yamin bersama personel Polsek Gunung Kijang dan pihak keluarga korban bergerak menuju lokasi menggunakan kapal nelayan.
Sekitar pukul 07.30 WIB, petugas tiba di lokasi dan bersama masyarakat setempat mengevakuasi jasad tersebut. Selanjutnya, korban dibawa ke Puskesmas Kawal untuk menjalani pemeriksaan luar oleh dokter.
“Petugas tiba di lokasi sekira pukul 07.30 WIB dan langsung melakukan proses evakuasi bersama masyarakat setempat. Jenazah selanjutnya dibawa ke Puskesmas Kawal untuk pemeriksaan luar,” kata Yamin.
Berdasarkan ciri-ciri fisik yang dikenali keluarga dan tekong kapal, jasad tersebut diduga kuat merupakan Dinar, ABK KM Kawal Jaya 9 yang mengalami kecelakaan laut di perairan Desa Berakit, Kecamatan Bintan Utara, Jumat 30 Oktober 2026.
Yamin menjelaskan, keluarga mengenali korban dari kondisi gigi bagian depan yang sudah tidak ada serta pakaian dalam yang masih dikenakan.
“Keluarga mengenali korban dari kondisi gigi depan yang ompong serta pakaian dalam yang masih melekat pada jasad,” terangnya.
Setelah pemeriksaan luar selesai, pihak keluarga membuat surat pernyataan terkait identitas korban dan meminta agar tidak dilakukan pemeriksaan lanjutan berupa autopsi. Jasad kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dibawa ke rumah duka dan dimakamkan di TPU Kawal Pantai.
Yamin mengimbau para nelayan dan pengguna transportasi laut agar selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di perairan.
Ia mengingatkan pentingnya menggunakan jaket pelampung serta memperhatikan kondisi cuaca sebelum melaut.
(Kev)




Tinggalkan Balasan