Tanjungpinang – Bertahun-tahun terbengkalai di pesisir Tanjung Unggat, bangkai feri MV Sri Arjuna kini justru dilalap api. Kebakaran yang terjadi Rabu (4/11/2026) sore itu menyita perhatian warga setelah video kobarannya viral di media sosial.

Asap tebal membumbung dari bagian dalam kapal yang sudah tidak beroperasi tersebut. Warga sempat panik karena khawatir api merembet ke kapal lain maupun kawasan tepi pantai.

Seorang warga Tanjung Unggat, Mail, mengatakan MV Sri Arjuna sudah tertambat di kawasan tersebut sejak 2018. Selama bertahun-tahun, bangkai kapal itu bahkan kerap dijadikan tempat bermain anak-anak.

“Kapal itu memang sudah lama ada di sana. Sering terlihat anak-anak bermain di atas kapal sebelum kejadian ini,” kata Mail.

Saat kebakaran terjadi, warga melihat asap tebal muncul dari arah kapal sebelum api semakin membesar. Situasi tersebut membuat warga khawatir kebakaran meluas ke area sekitarnya.

Petugas pemadam kebakaran bersama aparat keamanan kemudian turun ke lokasi untuk memadamkan api. Kebakaran berhasil dikendalikan dan tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Kanit Reskrim Polsek Bukit Bestari, Ipda Memed Arianto, membenarkan kebakaran bangkai feri tersebut. Ia menyebut polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebabnya.

“Anggota masih melakukan penyelidikan di lapangan,” ujar Memed.

Memed mengatakan, hingga kini belum diketahui secara pasti sumber api yang membakar bagian dalam kapal. Polisi masih mendalami sejumlah kemungkinan, termasuk dugaan percikan api maupun aktivitas anak-anak yang kerap bermain di bangkai feri tersebut.

“Belum ada yang bisa memastikan secara langsung penyebab di lokasi. Kami masih mendalami apakah akibat percikan api, perbuatan anak-anak atau ada hal lain,” tuturnya.

Ia menambahkan, bangkai kapal itu memang kerap menjadi tempat bermain anak-anak tanpa pengawasan.

Hingga Rabu malam, api telah berhasil dipadamkan. Polisi masih mendalami penyebab kebakaran, termasuk kemungkinan adanya aktivitas anak-anak di sekitar bangkai kapal yang selama ini kerap dijadikan tempat bermain.

Sementara itu, belum ada laporan dari pemilik MV Sri Arjuna terkait peristiwa tersebut.

(Kev)