Padang – Sebanyak 2.190 siswa dari keluarga berpenghasilan rendah di Kota Padang menerima beasiswa pendidikan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Padang. Dengan total anggaran mencapai Rp1,419 miliar, program ini menjadi bentuk kepedulian terhadap keberlanjutan pendidikan anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Beasiswa tersebut diluncurkan Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, di Kantor BAZNAS Kota Padang, Kelurahan Sungai Sapih, Kecamatan Kuranji, Selasa (3/11/2026).

Ribuan penerima bantuan terdiri atas 1.662 siswa SD/MI dan 528 siswa SMP/MTs, baik negeri maupun swasta. Masing-masing siswa SD/MI memperoleh bantuan uang tunai sebesar Rp500 ribu, sedangkan siswa SMP/MTs menerima Rp700 ribu.

Tidak hanya bantuan uang tunai, setiap penerima juga mendapatkan tas sekolah dan perlengkapan alat tulis untuk menunjang aktivitas belajar.

Program ini diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi orang tua dalam memenuhi kebutuhan pendidikan anak. Lebih dari itu, bantuan tersebut menjadi upaya agar keterbatasan ekonomi keluarga tidak menjadi penghalang bagi anak-anak untuk terus mengenyam pendidikan.

Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, mengapresiasi langkah BAZNAS Kota Padang yang telah mengoptimalkan dana zakat untuk membantu masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan.

Menurutnya, program beasiswa tersebut sejalan dengan Program Unggulan (Progul) Padang Juara yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia serta pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan.

“Mudah-mudahan melalui program ini, anak-anak kita dapat terus belajar, berkembang, dan menjadi generasi yang kuat serta sukses di masa mendatang,” ujar Maigus.

Ia berharap program serupa dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak anak dari keluarga kurang mampu yang mendapatkan kesempatan dan dukungan untuk meraih cita-cita.

Maigus juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS Kota Padang serta para muzaki yang telah mempercayakan penyaluran zakatnya untuk kepentingan masyarakat.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Padang, Yuspardi, menjelaskan bahwa seluruh siswa penerima beasiswa telah melalui tahapan seleksi untuk memastikan bantuan diberikan kepada mereka yang memenuhi kriteria.

Ia berpesan agar para siswa memanfaatkan bantuan tersebut secara bijak, terutama untuk memenuhi kebutuhan pendidikan. Para penerima juga diharapkan semakin giat belajar, meningkatkan prestasi, dan tidak menyia-nyiakan kesempatan yang telah diberikan.

“Kami berpesan kepada seluruh penerima agar memanfaatkan bantuan ini dengan sebaik-baiknya, belajar dengan tekun, terus berprestasi, serta tidak lupa mendoakan para muzaki yang telah mempercayakan zakatnya melalui BAZNAS,” tutur Yuspardi.

Selain meluncurkan program beasiswa pendidikan, Maigus Nasir juga menyerahkan bantuan ekonomi produktif berupa lima unit mesin jahit kepada pelaku usaha binaan BAZNAS Kota Padang.

Bantuan tersebut ditujukan untuk mendukung pengembangan usaha masyarakat, meningkatkan produktivitas, sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan keluarga.

Penyaluran bantuan pendidikan dan ekonomi produktif ini memperlihatkan bahwa pengelolaan zakat tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan masyarakat dalam jangka pendek, tetapi juga diarahkan untuk membangun masa depan dan kemandirian ekonomi.

Melalui dukungan pendidikan bagi ribuan siswa serta pemberdayaan pelaku usaha kecil, BAZNAS Kota Padang diharapkan terus menjadi salah satu penggerak kesejahteraan masyarakat.

Dengan demikian, zakat tidak hanya menjadi instrumen kepedulian sosial, tetapi juga investasi bagi lahirnya generasi berpendidikan dan keluarga yang lebih mandiri di Kota Padang. (Amryan)