Banyuwangi, Ulasfakta.co — Semangat Hari Pahlawan kembali bergema di jantung Kota Banyuwangi. Komunitas Lentera Sastra Banyuwangi bersama Dewan Kesenian Blambangan (DKB) dan Banyuwangi Creative Market (BCM) menggelar acara bertajuk “Puisi Lentera Sastra untuk Pahlawan” di Taman Blambangan, Minggu (9/11/2025).
Suasana malam itu terasa khidmat dan penuh makna, menyatukan para pecinta sastra, seniman, dan masyarakat dalam refleksi perjuangan para pahlawan.
Acara dibuka dengan lantunan puisi penuh haru oleh Ketua DKB, Hasan Basri, yang membawakan karya bertema pengorbanan prajurit TNI Angkatan Laut di Pantai Boom.
Dengan suara bergetar, Hasan membangkitkan kenangan akan keberanian dan pengabdian tanpa pamrih para penjaga kedaulatan bangsa.
Ketua Lentera Sastra Banyuwangi, Syafaat, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang seni, melainkan bentuk penghormatan mendalam kepada para pejuang kemerdekaan.
“Puisi adalah jembatan ingatan. Melalui kata-kata, kita menjaga api perjuangan tetap menyala,” ujarnya.
Kehadiran Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol. Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., menambah semangat acara. Dalam kesempatan itu, ia turut membacakan puisi dari antologi 77 Penyair Membaca Pahlawan dan menekankan pentingnya ruang literasi di tengah derasnya arus informasi digital.
“Kegiatan seperti ini harus terus hidup. Di era media online yang penuh distraksi, ruang seni seperti ini mengingatkan kita pada makna kemerdekaan dan nilai perjuangan bangsa,” tegasnya.
Dukungan juga datang dari berbagai tokoh pendidikan dan pemerintahan. Mantan Kepala Kemenag Banyuwangi, Slamet, memberi apresiasi atas konsistensi Lentera Sastra dalam menumbuhkan budaya literasi dan seni lokal yang berakar pada nilai nasionalisme.
Tak ketinggalan, sejumlah pemenang Liga Puisi 2025 tampil membacakan karya terbaik mereka. Di antaranya Nufabul Fahiroh (kategori guru/Tendik MTsN 1 Banyuwangi), Tirta Baiti Jannah (tingkat SLTA, SMAN 1 Glagah), dan Azkia Kiska (tingkat SLTP, MTsN 1 Banyuwangi)
Selain itu, tokoh pendidikan seperti Mutafatur Rohmah (dosen Untag Banyuwangi), Drs. Mujikan (Kepala MTsN 4 Banyuwangi), Herni Nilawati (Kepala MTsN 12 Banyuwangi), dan Uswatun Hasanah (Kepala MTsN 2 Banyuwangi) turut berpartisipasi membacakan puisi karya sendiri.
Ratusan pengunjung memadati area BCM Taman Blambangan. Riuh tepuk tangan menyertai setiap penampilan, memperlihatkan antusiasme masyarakat terhadap gerakan literasi dan seni yang menyatu dalam semangat kepahlawanan.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa semangat perjuangan para pahlawan tak hanya dikenang melalui upacara, tetapi juga dihidupkan kembali lewat sastra yang menyentuh hati dan membangkitkan kesadaran akan arti kemerdekaan sejati.




Tinggalkan Balasan