Ulasfakta – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali melakukan rotasi dan mutasi jabatan di lingkungan Polda Kepulauan Riau (Kepri). Kebijakan ini ditetapkan melalui Surat Telegram Kapolri Nomor ST/488/III/KEP./2025 hingga ST/492/III/KEP./2025, yang diterbitkan pada 12 Maret 2025.

Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, menegaskan bahwa rotasi ini merupakan bagian dari strategi penyegaran organisasi, pengembangan karier personel, serta optimalisasi kinerja kepolisian di wilayah Kepri.

“Mutasi ini bukan hanya soal pergantian posisi, tetapi juga bagian dari strategi pembinaan sumber daya manusia agar kinerja kepolisian semakin efektif dan profesional,” ujar Zahwani dalam keterangannya, Kamis (13/3/2025).

Penunjukan Wakapolda Baru dan Perubahan di Polresta Barelang

Salah satu rotasi penting adalah penunjukan Brigjen Pol Dr. Anom Wibowo sebagai Wakapolda Kepri. Sebelumnya, posisi ini kosong, sehingga kehadiran Anom diharapkan mampu memperkuat kepemimpinan di Polda Kepri.

Selain itu, jabatan Kapolresta Barelang juga mengalami pergantian. Kombes Pol Zaenal Arifin yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Intelkam Polda Kepri, kini dipercaya untuk memimpin Polresta Barelang. Ia menggantikan Kombes Pol Heribertus Ompusunggu, yang dipindah ke Baharkam Polri sebagai Auditor Sispamobvitnas Madya TK. III.

“Kami berharap pejabat baru dapat segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja mereka dan melanjutkan program-program yang sudah berjalan,” tambah Zahwani.

Fokus pada Profesionalisme dan Penguatan Keamanan

Rotasi ini juga menjadi bagian dari implementasi 10 Perintah Kerja (Commander Wish) Kapolda Kepri, yang mencakup peningkatan profesionalisme, transparansi dalam penegakan hukum, serta optimalisasi pengawasan internal.

Kapolda Kepri, Irjen Pol Asep Safrudin, menekankan bahwa mutasi ini harus menjadi momentum bagi para pejabat baru untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Kami ingin memastikan bahwa kebijakan ini berdampak positif terhadap keamanan dan ketertiban di Kepulauan Riau,” ujar Kapolda.

Dinamika Organisasi dan Harapan Masyarakat

Rotasi dan mutasi di tubuh Polri adalah hal yang lumrah dan sering terjadi, terutama dalam rangka penyegaran organisasi. Namun, masyarakat berharap bahwa perubahan ini tidak hanya sebatas pergantian personel, melainkan juga membawa perbaikan nyata dalam pelayanan dan penegakan hukum.

Kini, tantangan bagi para pejabat yang baru dilantik adalah membuktikan bahwa mereka mampu bekerja lebih baik dan lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat Kepri.