Karimun — Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau periode 2024–2029, Januar Robert Silalahi, menggelar kegiatan reses Masa Sidang II Tahun 2025–2026 di Kabupaten Karimun, Sabtu (25/4/2026) malam.
Kegiatan yang berlangsung di Aula HKBP Sopogodang, kawasan Kapling, itu menjadi ruang diskusi antara wakil rakyat dengan tokoh-tokoh keagamaan Kristen di Kabupaten Karimun. Hadir dalam pertemuan tersebut sejumlah pendeta serta perwakilan gereja yang tergabung dalam Badan Kerjasama Gereja Kabupaten Karimun.
Dalam dialog tersebut, para tokoh agama menyampaikan sejumlah aspirasi terkait kebutuhan pengembangan sarana ibadah dan dukungan pemerintah terhadap kegiatan keagamaan. Salah satu persoalan yang disampaikan yakni kebutuhan lahan dan izin pembangunan gereja baru, terutama di Kecamatan Meral yang dinilai mengalami peningkatan jumlah jemaat dari tahun ke tahun.
Selain itu, para pendeta juga berharap pemerintah daerah kembali mengalokasikan insentif bagi Guru Sekolah Minggu dan pendeta. Mereka menyebut bantuan tersebut sempat diterima pada tahun 2024, namun hingga kini belum kembali direalisasikan.
Menanggapi aspirasi tersebut, Januar Robert Silalahi menyampaikan apresiasi atas berbagai masukan yang diberikan para tokoh agama. Ia menegaskan seluruh usulan masyarakat akan dibawa dan diperjuangkan melalui mekanisme di DPRD.
Namun demikian, ia juga menjelaskan kondisi keuangan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau yang saat ini tengah menghadapi keterbatasan anggaran akibat pemangkasan fiskal yang cukup besar.
“Memang kondisi keuangan daerah saat ini sedang mengalami tekanan, sehingga sejumlah program pada tahun 2026 harus ditunda maupun disesuaikan kembali,” ujarnya.
Meski dihadapkan pada kondisi fiskal yang tidak mudah, Januar menegaskan komitmennya untuk tetap memperjuangkan kepentingan masyarakat, termasuk aspirasi dari kalangan gereja dan tokoh agama di Kabupaten Karimun.
Ia berharap masyarakat dapat memahami situasi keuangan daerah saat ini sambil menunggu realisasi program-program yang belum dapat dilaksanakan pada tahun berjalan.
“Semua aspirasi yang disampaikan akan tetap menjadi perhatian dan akan terus kami perjuangkan agar bisa direalisasikan pada anggaran berikutnya,” pungkasnya.




Tinggalkan Balasan