Batam – Sekitar 2.500 atlet taekwondo dari berbagai daerah dan negara dijadwalkan ambil bagian dalam kejuaraan internasional di Batam, Kepulauan Riau, pada 14–16 Mei 2026.
Kejuaraan bertajuk Batam International Taekwondo Open Championship 2026 itu akan digelar di Hotel Pacific dan melibatkan peserta dari 37 provinsi di Indonesia serta sejumlah negara Asia Tenggara, seperti Malaysia, Singapura, Thailand, Brunei Darussalam, dan Filipina.
Ketua Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia Kepulauan Riau, Kosasi Sumarli, mengatakan ajang tersebut menjadi momentum penting bagi perkembangan taekwondo di daerah.
“Ini menjadi catatan sejarah baru dunia taekwondo di Kepri,” ujar Kosasi di Batam, Ahad (3/5/2026).
Selain memperebutkan medali dan piala juara umum, panitia juga menyiapkan penghargaan untuk tim dan pelatih favorit.
Sejumlah atlet dari berbagai daerah dan negara disebut telah mendaftar sebagai peserta. Bagi atlet asal Kepulauan Riau, kejuaraan ini dinilai menjadi peluang untuk menguji kemampuan sekaligus menambah pengalaman bertanding di level internasional.
“Ini kesempatan untuk menguji mental, kekuatan, keahlian, dan kecepatan dalam bertanding,” katanya.
Menurut dia, pertandingan dibagi dalam dua kategori, yakni pemula dan prestasi.
Untuk kategori junior usia 15–17 tahun, dipertandingkan 20 kelas putra-putri berdasarkan berat badan. Kategori kadet usia 12–14 tahun juga terdiri dari 20 kelas.
Sementara itu, kategori prakadet usia 7–11 tahun serta superkids di bawah 6 tahun dibagi berdasarkan berat dan tinggi badan.
“Ada tiga jenis pertandingan, yaitu kyorugi (tarung), tag team, dan poomsae (seni),” ujarnya.
Selain menjadi ajang kompetisi, kejuaraan ini juga diharapkan memberi pengalaman bagi para atlet dengan memadukan olahraga dan wisata di Batam.



Tinggalkan Balasan