Tanjungpinang – TNI Angkatan Laut memberikan klarifikasi terkait penggunaan truk operasional yang terlihat mengangkut material cat dari Batam menuju PT. Taruma Harum Kharisma (THK) Tanjungpinang.
Kadispen Kodaeral IV, Kolonel Laut (KH) Ignatius Maria Pundjung Triyogatama, menjelaskan penggunaan kendaraan tersebut merupakan bagian dari dukungan TNI AL terhadap kegiatan pengecatan rumah dalam program Kampung Bahari Nusantara (KBN) di Pulau Penyengat.
Material cat yang diangkut, kata Ignatius, merupakan kebutuhan untuk mendukung pengecatan rumah warga dalam program rumah warna-warni di Pulau Penyengat.
“Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk dukungan TNI Angkatan Laut terhadap program penataan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat pesisir, khususnya dalam mewujudkan kawasan rumah warna-warni di Pulau Penyengat,” jelas Ignatius saat diwawancarai Ulasfakta, Jumat (2/10/2026).
Menurutnya, pengangkutan material dilakukan untuk memastikan kebutuhan cat tersedia dan dapat disalurkan ke lokasi kegiatan.
“Material cat yang diangkut merupakan kebutuhan pendukung pelaksanaan pengecatan rumah warga yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan sosial dan kemasyarakatan di Pulau Penyengat. Pengangkutan dilakukan untuk memastikan kebutuhan material dapat tersedia dan tersalurkan ke lokasi kegiatan,” katanya.
Klarifikasi tersebut disampaikan setelah Ulasfakta.co sebelumnya memberitakan keberadaan truk yang pada bagian badannya terdapat tulisan mengarah pada identitas TNI Angkatan Laut di area PT. THK, Jalan Raja Haji Fisabilillah Km 8 Atas, Ruko Harmoni Nomor 6A-11A, Tanjungpinang.
Dalam pemberitaan sebelumnya, sejumlah karyawan terlihat membongkar muatan berupa cat dari truk dan memasukkannya ke area usaha PT. THK.
Seorang pria yang mengenakan kaus loreng juga terlihat berada di dalam toko ketika proses bongkar muat berlangsung.
Aktivitas tersebut kemudian menimbulkan pertanyaan mengenai penggunaan kendaraan yang memiliki identitas militer untuk mengangkut material cat menuju perusahaan swasta.
Dukungan tersebut, lanjut Ignatius, merupakan bagian dari peran TNI AL dalam pembinaan potensi maritim serta membantu kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat di wilayah pesisir dan pulau-pulau.
Program pengecatan rumah warna-warni di Pulau Penyengat diharapkan dapat mendukung penataan kawasan, memperindah lingkungan permukiman sekaligus memperkuat daya tarik Pulau Penyengat sebagai salah satu kawasan bersejarah dan destinasi wisata di Kepulauan Riau.
Sebelumnya, Ulasfakta.co juga telah meminta penjelasan kepada pihak manajemen PT. THK mengenai aktivitas kendaraan tersebut, termasuk alasan material cat diangkut menggunakan kendaraan yang memiliki identitas TNI Angkatan Laut.
Pihak manajemen yang ditemui Ulasfakta mengaku tidak mengetahui aktivitas tersebut.
“Saya nggak tahu juga ya, no comment sih,” ujarnya.
Ketika kembali ditanyakan mengenai pihak yang memiliki toko maupun PT. THK serta kaitannya dengan penggunaan kendaraan tersebut, pihak manajemen mengatakan, “Mau diapain?”
Setelah dijelaskan bahwa pertanyaan tersebut merupakan bagian dari upaya konfirmasi jurnalistik, pihak manajemen tetap enggan memberikan informasi lebih lanjut.
“Untuk datanya kami nggak bisa kasih sembarangan, maaf ya,” ujarnya.
Ignatius mengatakan Kodaeral IV terus berkomitmen mendukung kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat serta memperkuat kemanunggalan TNI Angkatan Laut dengan rakyat melalui berbagai kegiatan sosial, kemaritiman dan pemberdayaan masyarakat.
(Kev)




Tinggalkan Balasan