Lingga 
 – Tidak ada pesta besar, tidak ada kemeriahan berlebihan, HUT ke-2 Lingga Media Group (LMG) Tahun 2026 justru dirayakan dengan cara sederhana. Namun suasana kekeluargaan terasa begitu hangat di tengah kebersamaan.

Syukuran tersebut menjadi momentum untuk mengingat perjalanan LMG selama dua tahun terakhir. Di tengah berbagai dinamika yang dilewati, kebersamaan menjadi salah satu kekuatan yang terus dijaga.

Sejumlah tokoh dan pejabat turut hadir dalam syukuran tersebut. Kepala Bandara Dabo Singkep Indra Rohman, Kepala Dinas Kesehatan Lingga dr. Bukit Tua Rayanto Gultom, serta Kepala Disperindagkop UKM Lingga Febrizal Taupik ikut merayakan dua tahun perjalanan LMG.

Kehadiran mereka membuat suasana syukuran terasa semakin istimewa. Bukan karena kemewahan acara, melainkan karena silaturahmi yang terjalin dalam suasana santai dan penuh keakraban.

Sekretaris LMG, Vatawari, mengatakan kesederhanaan dalam pelaksanaan syukuran bukan menjadi penghalang untuk menjaga tali silaturahmi. Menurutnya, yang terpenting adalah kebersamaan dan rasa syukur atas perjalanan LMG hingga mampu bertahan sampai tahun kedua.

“Kita melaksanakan syukuran ini secara sederhana. Yang paling penting silaturahmi tetap terjaga dan kebersamaan di antara kita terus terjalin,” kata Vatawari, Minggu 9 Agustus 2026.

Baginya, dua tahun bukan sekadar angka dalam perjalanan sebuah organisasi. Ada banyak proses, tantangan, dan pembelajaran yang telah dilalui bersama sehingga LMG dapat terus berkembang dan menghasilkan karya.

Suasana kekeluargaan pun menjadi warna tersendiri dalam perayaan tersebut. Obrolan ringan, canda, dan kebersamaan membuat syukuran terasa jauh dari kesan formal dan justru menjadi ruang untuk mempererat hubungan.

Ia berharap perjalanan memasuki tahun ketiga dapat diisi dengan lebih banyak karya dan kontribusi positif bagi masyarakat.

“Semangat untuk terus berkarya dan menjaga hubungan baik dengan berbagai elemen masyarakat menjadi modal penting untuk melangkah lebih jauh,” ujarnya.

Dua tahun mungkin masih terbilang muda, namun dari sebuah syukuran sederhana, LMG kembali mengingatkan bahwa perjalanan panjang tidak selalu membutuhkan kemeriahan kadang cukup dengan rasa syukur, secangkir kebersamaan, dan silaturahmi yang tetap terjaga.