Bintan – Semangat anak-anak mengikuti pendidikan Al-Qur’an di Desa Tembeling mendapat dorongan baru setelah mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau turun langsung mengajar di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Darussalam sebagai bagian dari program pengabdian kepada masyarakat.

Kegiatan tersebut berlangsung di Musholla Darussalam, Dusun 2 Kampung Balai Rejo, Desa Tembeling, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, Selasa (4/8/2026).

Ketua Panitia Muhammad Nur Syahadan, mengatakan program mengajar mengaji menjadi salah satu kegiatan unggulan mahasiswa selama menjalankan pengabdian di Desa Tembeling.

Menurutnya, program tersebut dipilih karena tingginya antusiasme anak-anak untuk belajar mengaji belum sebanding dengan jumlah tenaga pengajar yang tersedia di TPQ Darussalam.

“Kami berharap kehadiran mahasiswa dapat membantu meringankan tugas ustaz dan ustazah yang telah lebih dahulu mengabdi di TPQ ini. Semoga ilmu yang kami sampaikan bermanfaat dan semakin menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap Al-Qur’an,” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa mendampingi para santri belajar membaca Iqra dan Al-Qur’an, memperbaiki bacaan sesuai kaidah tajwid, menghafal surat-surat pendek, doa sehari-hari, hingga membiasakan salat Magrib berjamaah sebelum kembali melanjutkan kegiatan mengaji pada malam hari.

Untuk memaksimalkan proses pembelajaran, mahasiswa membagi santri ke dalam beberapa kelompok berdasarkan kemampuan membaca. Dengan metode tersebut, setiap anak memperoleh pendampingan yang lebih efektif sesuai tingkat kemampuannya.

Syahadan menambahkan, mahasiswa tidak hanya mengajarkan kemampuan membaca Al-Qur’an, tetapi juga menanamkan nilai-nilai akhlak, kedisiplinan, tata cara berwudu, serta pelaksanaan salat sebagai bagian dari pembentukan karakter sejak usia dini.

Ia berharap pembiasaan tersebut dapat menjadi bekal bagi anak-anak dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus memperkuat kecintaan mereka terhadap ajaran Islam.

Program tersebut mendapat apresiasi dari tokoh masyarakat dan pengurus Musholla Darussalam. Mereka menilai kehadiran mahasiswa KKN membawa semangat baru sehingga anak-anak semakin rajin mengikuti kegiatan mengaji setiap hari.

Hal senada disampaikan salah seorang wali santri. Ia mengaku anaknya kini lebih antusias datang ke TPQ karena suasana belajar menjadi lebih menyenangkan dan interaktif dibandingkan sebelumnya.

Kegiatan mengajar mengaji akan terus dilaksanakan selama masa KKN berlangsung sebagai bentuk kontribusi mahasiswa STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau di bidang pendidikan keagamaan.

Mahasiswa berharap semangat belajar Al-Qur’an yang telah tumbuh di kalangan santri TPQ Darussalam dapat terus terjaga meski masa pengabdian mereka di Desa Tembeling telah berakhir.