TANJUNGPINANG – Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus dilakukan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129. Salah satu langkah yang mulai dijalankan yakni menyiapkan lahan produktif yang nantinya akan dimanfaatkan sebagai kawasan pengembangan komoditas pangan di Kabupaten Bintan.
Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Busung, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau, Sabtu (18/7/2026).
Program tersebut menjadi salah satu sasaran tambahan TMMD Tahun Anggaran 2026 yang difokuskan untuk mendukung program strategis nasional di sektor ketahanan pangan. Tahap awal diawali dengan pembersihan semak belukar, perataan permukaan tanah, hingga pengolahan lahan agar siap ditanami berbagai jenis komoditas pangan.
Seluruh pekerjaan dilakukan secara gotong royong oleh personel Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0315/Tanjungpinang bersama masyarakat setempat. Selain mempercepat proses pengerjaan, keterlibatan warga juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kemanunggalan TNI dengan masyarakat.
Komandan Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0315/Tanjungpinang, Kolonel Inf Abdul Hamid, mengatakan persiapan lahan menjadi tahapan penting untuk memastikan program ketahanan pangan dapat berjalan optimal hingga proses penanaman dan pemeliharaan.
“Kami ingin memastikan setiap tahapan program ketahanan pangan ini berjalan dengan baik, dimulai dari penyiapan lahan hingga proses penanaman dan pemeliharaan nantinya. Melalui semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat, kami optimistis lahan ini dapat memberikan hasil yang bermanfaat, meningkatkan kesejahteraan warga, sekaligus memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Bintan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pemanfaatan lahan produktif tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan hasil pertanian, tetapi juga menjadi contoh pengelolaan lahan yang bernilai ekonomi bagi masyarakat desa.
Menurut Abdul, program ketahanan pangan dalam TMMD merupakan bentuk komitmen TNI Angkatan Darat dalam mendukung kebijakan strategis pemerintah melalui pemberdayaan masyarakat dan optimalisasi potensi wilayah.
“TMMD bukan hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menjadi sarana memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui berbagai program yang berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas hidup dan kemandirian masyarakat desa,” katanya.
Melalui program tersebut, TNI berharap pemanfaatan lahan produktif dapat mendukung ketersediaan pangan di daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
(Kev)




Tinggalkan Balasan