Tanjungpinang – Perjalanan panjang Randi Febriandi dalam dunia organisasi kemahasiswaan akhirnya berbuah manis. Sosok yang pernah menjabat sebagai Presiden Mahasiswa Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) sekaligus Koordinator Daerah Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Kepulauan Riau itu resmi menyandang gelar Sarjana Hukum Internasional dengan predikat cum laude dari UMRAH.

Keberhasilan putra daerah Natuna tersebut menjadi kebanggaan tersendiri, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga masyarakat Kepulauan Riau. Selama menempuh pendidikan, Randi dikenal aktif memperjuangkan berbagai isu kemahasiswaan dan kepentingan masyarakat melalui organisasi yang dipimpinnya.

Atas pencapaian tersebut, Dr. Rachmat Chatardi, yang juga merupakan putra asli Natuna, menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasi kepada Randi. Menurutnya, keberhasilan tersebut membuktikan bahwa generasi muda dari wilayah perbatasan mampu menorehkan prestasi, baik di bidang akademik maupun kepemimpinan.

“Dari Laut Sakti Rantau Bertuah mewujudkan mimpi pendidikan di Tanah Gurindam,” ujar Dr. Rachmat Chatardi.

Menurutnya, kalimat tersebut bukan sekadar ungkapan, melainkan gambaran perjuangan anak-anak Natuna yang merantau meninggalkan kampung halaman demi menggapai pendidikan tinggi di Tanah Gurindam, Tanjungpinang.

“Selamat kepada Randi Febriandi atas keberhasilannya menyelesaikan pendidikan di Program Studi Ilmu Hubungan Internasional UMRAH. Semoga ilmu yang diperoleh menjadi bekal untuk terus mengabdi kepada masyarakat, daerah, bangsa, dan negara, khususnya dalam memperkuat pembangunan serta menjaga kepentingan wilayah perbatasan seperti Natuna,” ungkapnya.

Dr. Rachmat berharap keberhasilan Randi menjadi inspirasi bagi generasi muda Natuna untuk terus berani bermimpi dan menempuh pendidikan setinggi mungkin.

Ia menilai sumber daya manusia yang berkualitas merupakan modal utama dalam membangun daerah kepulauan. Semakin banyak putra-putri Natuna yang berhasil menempuh pendidikan tinggi, semakin besar pula peluang lahirnya pemimpin-pemimpin muda yang mampu membawa perubahan positif bagi daerah.

Perjalanan Randi juga menjadi bukti bahwa kesibukan berorganisasi tidak menjadi penghalang untuk berprestasi di bidang akademik. Dari memimpin Badan Eksekutif Mahasiswa UMRAH, dipercaya sebagai Koordinator Daerah BEM SI Kepulauan Riau, hingga akhirnya berhasil menyelesaikan studi dengan predikat cum laude, Randi menunjukkan bahwa kepemimpinan, dedikasi, dan prestasi akademik dapat berjalan beriringan.

Keberhasilan tersebut menjadi simbol bahwa keterbatasan geografis bukanlah penghalang untuk meraih cita-cita. Dengan tekad, kerja keras, dan semangat belajar, putra-putri daerah perbatasan mampu membuktikan diri serta memberikan kontribusi nyata bagi masa depan Kepulauan Riau dan Indonesia.